Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Masuki Natal dan Tahun Baru, harga komoditas kembali naik

Masuki Natal dan Tahun Baru, harga komoditas kembali naik
Surabaya-KoPi| Menjelang Natal dan tahun baru 2016 beberapa harga kebutuhan bahan pokok di berbagai pasar tradisional Jawa Timur khususnya di Surabaya mulai merangkak naik. Meningkatnya permintaan bahan pokok untuk libur keagamaan dianggap menjadi penyebabnya.
 

Harga daging sapi kualitas 1 yang sebelumnya masih berada di kisaran harga Rp 97.500/kg, kini naik menjadi Rp 99.000/kg. Selain daging sapi, daging ayam juga naik, dari Rp 28.000/kg menjadi Rp 30.500, telur ayam sebelumnya Rp 18.0000/kg naik menjadi Rp 21.500/kg. Sementara harga minyak goreng dan gula pasir tetap stabil yakni  Rp 11.000/kg dan Rp 12.000/kg.

Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jawa Timur M. Hamid Pelu mengatakan kenaikan harga tersebut masih dalam batas kewajaran. 

"Untuk mengendalikan kenaikan beberapa bahan pokok menjelang Natal dan tahun Baru 2016 Disperindag dibantu Bulog akan melakukan operasi pasar (OP) bantuan ongkos angkut," ungkap Hamid.

Hamid menyebutkan Operasi Pasar akan berlangsung selama 11 hari, mulai 14 hingga 24 Desember 2015 dan dilaksanakan 78 titik pasar rakyat kab/kota di Jawa Timur. Khusus di Surabaya OP dipusatkan di Pasar Rakyat Wonokromo, Tambakrejo, Pucang dan Pasar Soponyono Rungkut. Sedangkan di setiap kabupaten/kota hanya disiapkan satu-dua titik di pasar rakyat.

Operasi Pasar bantuan ongkos angkut menjual empat komoditas, yakni beras 64 premium dengan harga Rp 9.250/kg. Operasi Pasar juga akan menyediakan minyak goreng kemasan botol (Rp 9.000/liter), gula pasir (Rp 10.750/kg), gula pasir kemasan (Rp 11.500/kg), dan tepung terigu (Rp 7.000/kg). 

Hamid mengakui harga sayur mayur seperti tomat, cabe dan kubisdi wilayah Surabaya juga mulai naik. Menurutnya, hal itu dikarenakan daerah-daerah penghasil komoditas sayuran sudah memasuki musim hujan. Ini yang menyebabkan produktivitas beberapa sayuran menurun. Selain itu komoditas agrobis memang bersifat mudah rusak atau busuk jika terkena hujan.

 

back to top