Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kualitas pangan di kota, hadapi tantangan

Kualitas pangan di kota, hadapi tantangan

Yogyakarta-KoPi, Biasanya orang di perkotaan jika ingin membeli pangan biasanya yang akan dituju adalah mall. Misalnya beli sayur atau buah di mall. Apakah tidak terpikir kenapa sayuran dan buah-buahan tersebut tetap segar. Bisa jadi kan itu sudah dua hari lebih?

Oleh karena itu Dinas Perindagkoptan mengadakan Pasar Tani yang berada prakir selatan di belakang BPBD Kota Yogyakarta dengan tujuan“mengatasi kekurangan nutrisi dan menghindari bahan pengawet pada makanan karena di kota pertanian kurang,” ujar Suyono Kepala Dinas Perindagkoptan, Suyono saat pembukaan Pasar Tani (19/5).

Menurutnya, jika di daerah 4 kabupaten lainnya mengalami masalah dalam mengembangkan produksi pertanian, maka di Kota Yogyakarta menghadapi tantangan bagaimana Kota Yogyakarta bisa memajukan pertanian walaupun tidak punya lahan dan walaupun masyarkat kota bukan petani nanti mau bertani.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Aman Yuriadi Jaya, mewakili Walikota Yogyakarta menekankan pentingnya kualitas makanan yang ada di Kota Yogyakarta dan bagaimana kegiatan bertani tersebut bisa menjadi hobi masyarakat.

Pasar Tani tersebut akan berlangsung selama 6 hari dari tanggal 18 sampai 24 mei 2014. Di sana nanti akan ada bazar dan lomba dari aneka tanaman hias dan aneka hasil olahan pertanian, peternakan dan perikanan.

Reporter: Fahrurrazi

back to top