Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kemudahan mendirikan perusahaan di Kabupaten Sleman

Kemudahan mendirikan perusahaan di Kabupaten Sleman

Sleman – KoPi, Dalam rangka peringatan Hari Buruh, sekitar 3.000 orang pekerja perusahaan di Kabupaten Sleman mengikuti gerak jalan santai, Kamis (1/5/2014), di lapangan Pemkab Sleman. Acara ini diselenggarakan tripartite, yakni Pemerintah Kabupaten Sleman, Asosiasi Pengusaha dan Serikat  Pekerja Kabupaten Sleman.

Menurut Untoro Budiharjo, SH, Kepala Dinas Nakersos Sleman, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin hubungan kekeluargaan dan mewujudkan kondisi Sleman yang aman dan damai dalam kesantunan. “Hal ini sesuai tema gerak jalan santai, yakni dengan jalan santai kita ciptakan hubungan industrial yang harmonis,” kata Untoro Budiharjo.


Sebelum melepas peserta gerak jalan santai, Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo yang merasa bangga dengan bersatu-padunya pemerintah, pengusaha dan pekerja dalam kegiatan ini, berharap tercipta suasana keakraban dan hubungan  harmonis, “yang pada gilirannya menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi peningkatan produktifitas dan peningkatan perekonomian,” kata Sri Purnomo.


Diakui Bupati Sleman, keberadaan perusahaan dan lembaga bisnis yang ada di Kabupaten Sleman memiliki arti yang penting dalam pembangunan ekonomi. “Karena mempunyai hubungan yang positif dalam program pengurangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran,” kata Sri Purnomo sambil menambahkan hal itu memberikan sumbangan yang besar pada PDRB Kabupaten Sleman sebesar 13, 85 persen pada tahun 2013 lalu.


Pengangguran merupakan indakator kesenjangan antara pertambahan kesempatan kerja dengan pertumbuhan angkatan kerja. Angka pengangguran terbuka di Sleman dari tahun ke tahun mengalami penurunan karena pada tahun 2012 terdapat 6,74 persen pada tahun 2013 turun menjadi 6,47 persen. Dengan pertambahan perusahaan pada tahun 2012 mencapai 1.080 perusahaan dan pada  tahun 2012 naik menjadi 1.176 perusahaan.


Untuk tahun 2014, didorong dengan adanya kemudahan untuk mendirikan perusahaan di Kabupaten Sleman. “Hal itu untuk memberikan kesempatan adanya lowongan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman,” tandas Sri Purnomo.


Reporter: Affan Safani Adham
 

back to top