Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jawa Timur telah membuat dunia melirik gara-gara...

Jawa Timur telah membuat dunia melirik gara-gara...

Surabaya-KoPi | Dunia internasional melirik Jawa Timur setelah wilayah provinsi ini menampilkan pertumbuhan ekonomi progresif. Bukan sekedar pertumbuhan ekonomi, akan tetapi pertumbuhan ekonomi berbasis pada UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), yaitu perekonomian sektor riil masyarakat yang bersentuhan langsung dengan penguatan kesejahteraan sosial ekonomi.

Ibu Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf memaparkan perkembangan ekonomi non migas ketika memberikan sambutan pada acara Pembukaan Pameran Tenun, Craft dan Batik Nusantara 2016 di Surabaya. Laporan perkembangan ekonomi non migas yang ditopang oleh sektor riil, termasuk industri kerajinan dan kreatif, mencapai surplus total 111,56 Trilyun Rupiah pada tahun 2015.

Capaian itu menurut Fatma yang juga Ketua Umum BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Provinsi Jawa Timur adalah pembuktian kekuatan UMKM Jawa Timur. 

"Setelah proses perjuangan bersama antara pemerintah, rakyat dan swasta, Provinsi Jawa Timur telah mampu melahirkan 5.6 juta UMKM yang berkontribusi terhadap 54.98 persen PDRB dan menyerap 11.12 juta pekerja". 

Fatma menjelaskan bahwa sektor riil dari UMKM masih bisa bertumbuh kuat dan makin percaya diri menghadapi persaingan pasar bebas. Akan tetapi beberapa kendala seperti sumberdaya manusia, akses permodalan, peningkatan kualitas produk dan pengelolaan pemasaran harus bisa ditanggulangi. 

"Kita akan terus bekerja keras meningkatkan kapasitas SDM dan pengorganisasian bisnis UMKM. Agar sektor riil makin kuat di provinsi ini (Jawa Timur, red.)".

Novri Susan sosiolog dari Universitas Airlangga memberikan apresiasi terhadap capaian sosial ekonomi Provinsi Jawa Timur.

"UMKM adalah nadi kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Provinsi Jawa Timur telah serius mengelola dan meningkatkan kapasitas UMKM. Tentu capaian ini jangan sampai di sini, masih banyak yang harus dikerjakan baik oleh pemerintah dan UMKM untuk makin berdaya dalam pembangunan sosial ekonomi". | A. Ginanjar |

back to top