Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Indonesia, anggota ke-22 AIIB

Indonesia, anggota ke-22 AIIB

Beijing-KoPi| Menteri Keuangan Indonesia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk mendirikan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), seperti yang dikatakan oleh pihak yang berwenang pada Kamis kemarin.

Menteri Keungan Indonesia, Bambang Brodjonegoro, menandatangani MOU di Jakarta pada hari Selasa dan bergabung dengan 21 negara yang menandatangani MOU pada 24 Oktober di Beijing sebagai anggota pendiri bank, kata juru bicara Menteri Keuangan Cina.

Sejauh ini, jumlah calon anggota pendiri AIIB telah meningkat menjadi 22, yaitu Bangladesh, Brunei, Kamboja, Cina, India, Indonesia, Kazakhstan, Kuwait, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Filipina , Qatar, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Uzbekistan dan Vietnam.

Menteri Keungan Cina mengatakan setiap negara yang tertarik dengan AIIB akan disambut jika ingin bergabung.

Diharapkan bahwa calong anggota pendiri akan menyelesaikan penandatanganan dan pengesahan Articles of Agreement (AOA) pada 2015 dan AIIB akan resmi didirikan pada akhir 2015. |news.xinhuanet.com|Deby Rahmayanti|

 

back to top