Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

H-7 terminal Jombor sepi, tidak ada perbedaan dengan hari biasa

H-7 terminal Jombor sepi, tidak ada perbedaan dengan hari biasa

Jogjakarta-KoPi| Mendekati H-7 Hari Raya Idul Fitri suasana di terminal Jomor masih sepi. Sekilas terlihat tidak ada perbedaan jumah penumpang antara hari biasa dengan hari menjelang lebaran.

Menurut salah supir bus angkutan lokal jurusan Magelang-Semarang, Yanto (65) menjelang lebaran penumpang masih sepi. Bahkan bila tidak ada penumpang sama sekali biasa pulang lebih awal.

Yanto justru merasakan ada penurunan yang tajam dibandingkan dengan lebaran tahun lalu. Penurunan bisa mencapai 30 %.
“ Sekali narik tidak tentu berapa penumpang, kadang 20 penumpang kalau rame malam minggu sore jam 4 ke atas bisa sampai 50 penumpang”, papar supir Sumber Waras Mustika ini.

Sama halnya dengan Yanto, supir bus patas Ramayana juga mengeluhkan sepinya penumpang. “ Kalau dibandingkan Ramadhan yang lalu malah ramai yang dulu. Sekarang jumlah penumpangnya seperti hari-hari biasa”, tutur Mono (49).

Baik Yanto maupun Mono memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada H-3 Idul Fitri. Naiknya penumpang bisa mencapai 100%.

Meskipun banyak keluhan sepinya penumpang dari para supir bus, namun berdasarkan data kantor terminal Jombor penumpang terminal Jombor mencapai 2.245 pada Kamis 9 Juli 2015 lalu. Terdiri dari penumpang AKAP sebanyak 1.915 dan penumpang AKDP sebanyak 325.
 |Winda Efanur FS|

back to top