Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Disperindagkop DIY gelar Jogja Trade Ekspo

Disperindagkop DIY gelar Jogja Trade Ekspo

Jogjakarta-KoPi| Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM DIY akan mengadakan Jogja Trade Ekspo ke 20 tahun 2015. Acara akan berlangsung pada tanggal 9-13 Oktober 2015 di Jogja Ekspo Center.

Disperindagkoptan bekerjasama dengan Direktorat Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Perdagangan RI. Pameran Produk Ekspor Daerah (PPED) 2015 sarana mempromosikan produk unggulan ekspor di DIY.

Menurut Kepala Disperindagkoptan DIY, Baskoro Aji produk ekspor unggulan DIY didominasi oleh pakaian jadi, furniture mebel kayu dan sarung tangan kulit.

"Produk paling banyak pakaian jadi sampai Agustus ini nilainya sampai 136 %, mebel kayu 31,63% dan sarung tangan kulit 17,99% sementara lainnya masih di bawah 10%," jelas Baskoro saat konferensi pers di JEC pukul 11.00 WIB.

Baskoro menambahkan negara tujuan ekspor DIY sebanyak 114 negara. Tujuan ekspor mayoritas ke Jerman, Amerika Serikat dan Jepang. Masing-masing nilainya berkusar antara 17-22 USD.

Dalam hal ini GKR. Mangkubumi mendukung penuh kesuksesan Jogja Trade Ekspo 2015 untuk memajukan industri kreatif di DIY.

"Acara ini untuk kembali mencintai produk sendiri. Kita berharap banyak produk yang ditampilkan bisa menunjang ekonomi yang galau. Untuk mengenalkan produk lokal," jelas GKR. Mangkubumi.

Pameran akan menampilkan furniture, aneka kerajinan, produk fesyen, aksesoris, makanan dan minuman, otomotif, produk kreatif dan edukatif. |Winda Efanur FS|

back to top