Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif
Surabaya - KoPi | Perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini dinilai masih dalam batas wajar oleh Bank Indonesia. Sebaliknya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Benny Siswanto masih optimis dengan potensi ekonomi Jawa Timur.
 

Hal itu didukung fakta bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi Jatim masih di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Triwulan I 2015 ini pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur mencapai 5,2%, lebih rendah daripada triwulan IV 2014 sebesar 6,0%. Namun angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya tumbuh 4,7%.

"Sumber utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dari konsumsi rumah tangga dan masih mampu tumbuh sebesar 4,5%, meskipun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,8%," katanya di Surabaya (16/6).

Karenanya Benny yakin kinerja perekonomian di Jatim tahun 2015 masih bisa tumbuh positif dan tetap berada di atas level nasional, yaitu di kisaran 5,7%-6,1%. “Ini bisa terwujud dengan didorong peningkatan investasi dan konsumsi pemerintah sejalan dengan realisasi proyek-proyek infrastruktur,” tuturnya.

Menurut Benny pertumbuhan ekonomi Jawa Timur berhasil didorong dengan adanya peningkatan perdagangan dalam negeri. Ekspor antar pulau mampu mencatatkan angka sebesar Rp 24,9 triliun. "Kenaikan perdagangan dalam negeri ini mengkompensasi penurunan kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur yang hanya sebesar Rp 13,4 triliun," jelasnya.

back to top