Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

ASEAN Young Socialpreneurs 2015, persiapan hadapi MEA 2015

ASEAN Young Socialpreneurs 2015, persiapan hadapi MEA 2015

Jogjakarta-KoPi| Global Engagement Office (GEO) Fisipol UGM mengadakan ASEAN Young Socialpreneur 2015 di Hotel Unuversity Club UGM. Acara berlangsung dari tanggal 16-20 September 2015.

Indonesia sebagai anggota ASEAN memiliki pekerjaan rumah besar untuk menghadapi MEA 2015. Pemanfaatan posisi strategis Indonesia ini, tidak hanya menjadi negara tujuan pasar dari produk luar negeri namun mampu menjadi market leader.

Atas dasar itulah Dekan Fakultas Fisipol UGM, Erwan Agus Purwanto memandang pentingnya keterlibatan aktif pelajar dalam kompetisi MEA 2015.

"Acara ini akan menggalang banyak ide dan perspektif menghadapi MEA, di sinilah peran peting pelajar terlibat aktif di dalamnya," jelas Dr. Erwan Agus saat konferensi pers di Hotel UC UGM pukul 08.30 WIB.

Acara yang menggalang kreasi dan inovasi antar pelajar ASEAN merumuskan formula menghadapi kompetisi MEA 2015 mendatang.

Kompetisi ini bertajuk kompetisi soscial enterpreuners plan, diikuti oleh seluruh pemuda 17-25 tahun dari negara- negara ASEAN dan Timor Leste. Masing-masing tim terdiri dari tiga orang.

Mereka akan mempresentasikan solusi permasalahan sosial dalam bentuk social entrepreneurs plan. Solusi permasalahan mencakup aspek jasa, teknologi, industri kreatif, kuliner dan agribisnis.

Harapan besarnya dari ide-ide kreatif ini mampu diimplementasikan segenap stakeholder masyarakat Indonesia. Dengan output nyata mampu meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat dalam kompetisi MEA 2015.

Turut hadir menjadi narasumber beberapa pelaku bisnis ASEAN dan akademisi, seperti Direktur Ekselutif Uniersitas Manajemen Jonathan Chang dari Singapura, CEO Kakoa Chocolate Sabrina Mustopo, dan CEO PT Schumberger Geophysic Nusantara Ahmad Yuniarto.

back to top