Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

2014 tahun bencana, ekonomi dunia lesu

A worker sets up logos of the World Economic Forum (WEF) at the congress center in the Swiss mountain resort of Davos January 20, 2015. A worker sets up logos of the World Economic Forum (WEF) at the congress center in the Swiss mountain resort of Davos January 20, 2015.

KoPi|“Tahun penuh bencana, banyak terjadi kecelakaan pesawat, kasus hacking, arus valas yang buruk ditambah  wabah Ebola telah menurunkan gairah usaha masyarakat dunia, laporan survey Selasa ini.

“The Edelman” barometer  kepercayaan tahunan, yang dirilis di Davos, menunjukkan penurunan tajam dalam kepercayaan masyarakat dalam pemerintahan, bisnis, media dan organisasi non-pemerintah (LSM) di bawah 50 persen dua-pertiga dari negara-negara.

Daftar ketidakpercayaan itu populasi umum sekarang dominan termasuk Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Perancis, Inggris, Italia, Rusia dan Turki. Hasil ini sangat mengagetkan bagi 1.500 pemimpin bisnis untuk mengadakan talkfest Dunia Economic Forum 21-24 Januari di Swiss Alps.

Tidak hanya kepercayaan bisnis yang jatuh, hal itu ditambah dengan krisis keuangan 2008, menyebabkan kepercayaan kepala eksekutif sebagai juru bicara yang kredibel merosot sejak tiga tahun terakhir.

Richard Edelman, kepala AS biro humas Edelman, mengatakan penurunan kepercayaan itu mengejutkan dan didorong oleh "hal tak terduga dan tak terbayangkan" di peristiwa 2014.

Laporan ini mengundang banyak respon dari masyrakat dunia. " lembaga-lembaga utama di dunia hal ini tidak selaras," katanya. "Ini tidak benar-benar terkait dengan kinerja ekonomi karena tidak ada bencana di bagian depan ekonomi seperti ada pada 2008-09."

Di semua industri besar, konsumen menginginkan regulasi yang lebih kuat tentang bisnis. Pembuat kebijakan akan mengembangkan dan menerapkan aturan yang sesuai.

Survei mengambil pendapat dari 27.000 orang di 27 negara dan dilakukan antara 13 Oktober dan 24 November. |reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top