Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Yogyakarta mengalami inflasi akibat pemudik udara

Yogyakarta mengalami inflasi akibat pemudik udara

Bantul-KoPi|Badan Pusat Statistik(BPS) DIY me;aporkam bulan Juli Yogyakarta mengalami inflasi yang cukup signifikan. Kepala BPS DIY JB Priyono mengatakan Inflasi pada bulan Juli lalu sebesar 0,43 persen hingga menaikkan indeks harga Konsumen(IHK)127,18 persen.

"Hasil pemantauan yang dilakukan BPS pada bulan Juli 2017, di Kota Yogyakarta terjadi inflasi 0,43 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 126,64 pada Juni 2017 menjadi 127,18 pada Juli 2017," ujar nya saat merelease data Pantuan BPS bulan Juli di Kantor BPS DIY, Selasa (1/8).

Berdasarkan pemaparan data IHK BPS, dar 82 kota, terhitung 59 kota termasuk Yogyakarta mengalami inflasi dan 23 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bau-Bau sebesar 2,44. Sedangkan Inflasi terendah terjadi di Kota Meulaboh sebesar 0,01 persen.

Dan deflasi terbesar terjadi di Kota Merauke sebesar 1,50 persen, sedangkan deflasi terkecil terjadi di Kota Metro dan Probolinggo masing-masing sebesar 0,07 persen.

JB Priyono menjelaskan faktor penyebab inflasi di Yogyakarta karena harga komoditas yang naik saat,sebelum dan sesudah Ramadhan. Sementara dampak penyebab dari inflasi ini disebabkan oleh faktor Administer Price atau harga yang diatur pemerintah ,seperti Transportasi,Tarif Listrik,Angkutan,dan Pulsa.

"Inflasi Juli disebabkan karena saat ramadhan harga komoditas cenderung naik, penyebab inflasi itu ada empat berdasarkan administer pricenya yaitu transport, tarif listirk, angkutan dan pulsa, "jelasnya.

Ia melanjutkan ,komoditas yang paling mempengaruhi inflasi kali ini diantaranya adalah angkutan udara, telur ayam ras, bawang merah, biaya sekolah dasar, dan kelapa. Sedangkan komoditas yang menahan terjadinya inflasi adalah bawang putih, angkutan antar kota, daging ayam ras, daging sapi, dan tarif kereta api.

Mengenai angkutan udara,JB Priyono mengatakan inflasi terbesar disumbang oleh IHK Tarif Angkutan Udara sebesar 1,53 persen. Sementara IHK Komoditas lainnya rata-rata dibawah 1 persen.

"Ini juga mengikuti pola Bulan Ramadhan yaitu saat mudik, harga tiket masih tinggi, sharenya hingga 1,53 persen di IHK ,"kata JB Priyono.

Meski harga tiket pesawat tinggi namun tarif angkutan darat antar kota cenderung menurun. Sehingga Angkutan darat menahan sebagian besar laju inflasi yang disebabkan angkutan udara.

BPS sendiri akan terus memantau kenaikan Inflasi ini hingga nantinya diumumkan pada Bulan depan untuk melihat perubahan IHK setelah masa Mudik berakhir. |Syidiq Syaiful Ardli

back to top