Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Wisatawan ke Gunung Kidul turun hingga 10 ribu

Wisatawan ke Gunung Kidul turun hingga 10 ribu

Gunungkidul-KoPi| Cuaca ekstrim dampak dari Siklon Cempaka seminggu lalu merusak beberapa lokasi wisata ikonik di Gunungkidul. Jumlah wisatawan pekan lalu termasuk saat libur tanggal merah,menurun secara signifikan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono yang mengatakan terdapat penurunan total jumlah wisatawan diseluruh destinasi wisata longweekend hingga 10 ribu pengunjung.

"Kemarin itu hanya 20ribu pengunjung. Padahal pada akhir pekan biasanya ada sekitar 30ribu wisatawan yang menjelajahi keindahan Gunungkidul. Turun drastis karena banjir dimana-mana," kata Hary saat dihubungi via sambungan telepon,Rabu (6/12).

Ia pun menjelaskan banjir parah yang melanda beberapa wilayah di Gunungkidul merendam dan merusak sejumlah lokasi wisata. Seperti Goa Pindul mengalami kebanjiran hingga membuat volume air sungai meningkat dan menutupi seluruh celah di dalam goa bawah tanah.

Sementara di lokasi Air Terjun Srigetuk, fasilitas dan akses masuk mengalami kerusakan. Hingga saat ini lokasi Air Terjun masih ditutup karena masih dalam masa perbaikan.

"Srigetuk dan Kalisuci masih ditutup, karena masih perlu pembenahan," jelasnya.

Meski demikian pada destinasi wisata lainnya seperti mayoritas Pantai di Gunungkidul, Gunung api Purba dan Goa-goa bawah tanah, saat ini sudah kembali normal dan dapat dikunjungi. Semuanya dibantu berkat gerak cepat kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang segera membenahi lokasi wisata.

Hary menekankan hampir seluruh wisata di Gunungkidul kini sudah aman dan nyaman dikunjungi para pelancong.

Para Pokdarwis pun diminta untuk mempersiapkan diri menyambut pada liburan akhir tahun. Diantara lainnya dengan memperbaiki atau menambah fasilitas umum serta meningkatkan kualitas pelayanan.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top