Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

UGM tidak takut diancam tenaga pendidikan

UGM tidak takut diancam tenaga pendidikan

Jogja-KoPi│ “Ini perjuangan bersama mengapa diancam, mengapa diteror, kami tidak memiliki kuasa dalam menurunkan uang, yang memiliki kuasa adalah kementrian,” ungkap Budi Santoso Wignyosukarto, Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset UGM, Senin (18/4) saat mengklarifikasi terkait masalah Tukin tenaga kependidikan UGM yang bertempat di Fortakgama UGM.


UGM tidak takut terhadap ancaman tendik yang akan melakukan mogok kerja pada tanggal 2 Mei 2015. Ini dikarenakan mereka tidak memiliki kuasa apapun dalam menurunkan uang tunjangan kinerja. Menurut Budi Santoso tidak ada gunanya menteror universitas, karena universitas tidak memiliki kuasa untuk penurunan tunjangan kinerja. “Ini adalah perjuangan bersama, mengapa ada ancaman, teror, kita berjuang bersama kok malah diancam,” kata Budi Santoso.

Mogok kerja sendiri telah diatur dalam BP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS bahwa PNS dilarang menghalangi tugas kedinasan. Menurut Budi Santoso, apabila menghalangi tugas kedinasan akan dijatuhi hukuman disiplin yang ada dalam pasal 7 dan dijelaskan kembali dalam pasal 12, sanksi untuk mogok kerja adalah sanksi disiplin ringan, seperti tidak naik jabatan selama 2 tahun atau diturunkan jabatannya 1 tingkat,” papar Budi Santoso.

“Kami menyarankan jangan sampai menghalangi tugas kedinasan, harusnya malah bekerja sama untuk mencapai tujuan bukan malah memberikan ancaman,” tambahnya.

back to top