Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Tanah Air dalam Transformaking 2016

Tanah Air dalam Transformaking 2016

Jogja-KoPi|│Transformaking yang sebelumnya telah diselenggarakan pada tahun 2015 kini kembali lagi ke Yogyakarta dengan tema tanah air, bertempat di Jogja Nasional Museum besok pada tanggal 29 September 2016.



Transformaking merupakan acara yang bertujuan untuk menanamkan konsep akar rumput dikalangan masyarakat melalui teknologi, bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang ramah lingkungan, mensejahterakan, serta meningkatkan produktifitas masyarakat

"Transformaking bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang ramah lingkungan, mensejahterakan masyarakat, meningkatkan produktifitas masyarakat, kualitas tinggi, melalui penerapan teknologi melalui konsep akar rumput di kehidupan masyarakat," jelas Ilham Habibi, Steering Committee untuk Transformaking 2015.

Transforming kali ini mengambil tema tanah air. Menurut Ilham Habibi, tema ini diambil bukan hanya untuk menerjemahkan tanah air dari simbol negara kita, tapi untuk melukiskan tanah dan air dalam makna sesungguhnya. Tanah dan air yang memiliki aspek pertanian, kelautan, energi tanah dan energi air.

Transforming kali ini akan terbagi menjadi tiga acara, yaitu simposium, eksbisi, dan makers. Acara simposium menghadirkan pembicara dan panelis baik dari dalam maupun luar negeri dan diskusi interaktif. Sedangkan, eksibisi menampilkan karya-karya kreator dan aktivis yang bertemakan tanah air. Kemudian, makers menghadirkan orang-orang yang melakukan perubahan. │Frenda Yentin

back to top