Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Sultan HB X marah pedagang dan tukang parkir menaikkan harga seenak perutnya

Sultan HB X marah pedagang dan tukang parkir menaikkan harga seenak perutnya

Jogja-KoPi|Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkuwono Ke X marah dan meminta kepada pemerintah daerah menindak tegas pelaku atau oknum pedagang dan tukang parkir nakal di Yogyakarta.

Permintaan itu disampaikannya akibat masih ditemukan adanya laporan oknum nakal di Malioboro yang menjatuhkan standar harga di Yogyakarta, seperti Lesehan Intan di Malioboro yang menaikkan harga makanan hingga selangit atau juru parkir motor yang menarik tarif retribusi hingga Rp 5000,-.

Sultan pun menyampaikan permintaan tersebut dihadapan Pemkot Yogyakarta, Pimpinan DPRD kota Yogyakarta, dan Pemerintah Daerah DIY saat menggelar syawalan di Balaikota.

"Kita juga harus menertibkan pedagang di Malioboro yang menaikkan harga yang tidak masuk akal, tidak hanya pedagang,tukang parkir yang menaikkan harga seenaknya juga perlu ditertibkan.Pemerintah daerah saya harap dapat menindak tegas pelaku dan oknum tersebut,"katanya,Rabu (12/7).

Tidak hanya penertiban penduduk lokal, Sultan pun memerintahkan Pemda agar mendidik pendatang pula. Bentuknya sendiri dapat berupa pendisiplinan seperti larangan membuang sampah sembarangan.


Berbagai permintaan tersebut Sultan ia sampaikan selain menanggapi laporan masuk, namun juga dalam rangka persiapan pembangunan bandara baru international airport di Kulonprogo tahun 2019.

Dengan penertiban dan pendisiplinan,Sultan berharap agar Yogyakarta dapat mempercepat standarisasi DIY menjadi daerah berstandar Internasional.

Ia pun menyampaikan semua perbaikan ini dilakukan agar DIY memiliki standarisasi internasional yang sejalan dengan pembangunan bandara baru.

"Itu semua tuntutan sejalan dengan pembangunan baru,"tegas Sultan.

Sebagai langkah lanjut dalam memperbaiki visual dan meningkatkan standar DIY, Ia menuturkan penataan jalan Malioboro juga akan segera diselesaikan. Ia menyampaikan trotoar jalan Malioboro akan diperbaiki dan selesai pada tahun 2018.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top