Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Sultan HB X marah pedagang dan tukang parkir menaikkan harga seenak perutnya

Sultan HB X marah pedagang dan tukang parkir menaikkan harga seenak perutnya

Jogja-KoPi|Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkuwono Ke X marah dan meminta kepada pemerintah daerah menindak tegas pelaku atau oknum pedagang dan tukang parkir nakal di Yogyakarta.

Permintaan itu disampaikannya akibat masih ditemukan adanya laporan oknum nakal di Malioboro yang menjatuhkan standar harga di Yogyakarta, seperti Lesehan Intan di Malioboro yang menaikkan harga makanan hingga selangit atau juru parkir motor yang menarik tarif retribusi hingga Rp 5000,-.

Sultan pun menyampaikan permintaan tersebut dihadapan Pemkot Yogyakarta, Pimpinan DPRD kota Yogyakarta, dan Pemerintah Daerah DIY saat menggelar syawalan di Balaikota.

"Kita juga harus menertibkan pedagang di Malioboro yang menaikkan harga yang tidak masuk akal, tidak hanya pedagang,tukang parkir yang menaikkan harga seenaknya juga perlu ditertibkan.Pemerintah daerah saya harap dapat menindak tegas pelaku dan oknum tersebut,"katanya,Rabu (12/7).

Tidak hanya penertiban penduduk lokal, Sultan pun memerintahkan Pemda agar mendidik pendatang pula. Bentuknya sendiri dapat berupa pendisiplinan seperti larangan membuang sampah sembarangan.


Berbagai permintaan tersebut Sultan ia sampaikan selain menanggapi laporan masuk, namun juga dalam rangka persiapan pembangunan bandara baru international airport di Kulonprogo tahun 2019.

Dengan penertiban dan pendisiplinan,Sultan berharap agar Yogyakarta dapat mempercepat standarisasi DIY menjadi daerah berstandar Internasional.

Ia pun menyampaikan semua perbaikan ini dilakukan agar DIY memiliki standarisasi internasional yang sejalan dengan pembangunan bandara baru.

"Itu semua tuntutan sejalan dengan pembangunan baru,"tegas Sultan.

Sebagai langkah lanjut dalam memperbaiki visual dan meningkatkan standar DIY, Ia menuturkan penataan jalan Malioboro juga akan segera diselesaikan. Ia menyampaikan trotoar jalan Malioboro akan diperbaiki dan selesai pada tahun 2018.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top