Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Sosialisasi Sistem SPAN dan Mass Debet BRI AKMIL

Sosialisasi Sistem SPAN dan Mass Debet BRI AKMIL

Magelang-KoPi| Sebanyak 1143 organik Akmil, baik militer maupun PNS mengikuti "Sosialisasi metode pembayaran gaji dengan sistem SPAN (Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara) dan fasilitas Mass debet BRI" di gedung Lily Rochli Akademi Militer, Rabu (27/1).

Acara ini dibuka Dirbinlem Akmil, Kolonel Inf Wisnu PB yang sekaligus membacakan amanat Gubernur Akmil, Mayjen TNI Hartomo dan dihadiri oleh pejabat distribusi dan wakil pimpinan BRI Cabang Magelang beserta staf.

Dalam arahannya, Gubernur Akmil menyampaikan bahwa sistem pembayaran gaji dengan sistem SPAN ini merupakan kebijakan baru agar dapat dimengerti oleh seluruh organik Akmil. Sistem SPAN ini akan diberlakukan, khususnya di Akmil mulai bulan Maret 2016 dengan alur dimulai dari Satuan Kerja/satker, input data sampai Bank terkoneksi.

Adapun tujuan dari metode SPAN adalah dalam rangka mewujudkan penyempurnaan keuangan dan anggaran pemerintah serta terlayaninya publik secara effisien. Sistem SPAN ini memiliki kelebihan, yaitu terintegrasinya data dari berbagai kebutuhan hanya dengan satu entry saja dan perbedaannya adalah sistem "baru" gaji masuk rekening secara utuh, setelah itu dipotong debet oleh juru bayar sedangkan sistem lama gaji masuk rekening setelah dipotong kewajiban hutang/pinjaman.

Dengan demikian maka dengan sistem SPAN ini, pengambilan gaji harus menunggu proses selama kurang lebih 2-3 jam, baru bisa diambil. Selanjutnya sistem pemotongan gaji dilakukan dengan fasilitas "Mass Debet" atau debet massal, dimana para juru bayar diberi waktu H-1 untuk penyelesaian kewajiban/pinjaman. Pihak BRI mengingatkan agar buku tabungan disimpan dengan baik dan jangan sampai hilang dan apabila hilang segera lapor dan akan diganti "butab" baru dengan nomor rekening baru.

Untuk layanan nasabah bisa menghubungi nomor Customer Service 14017 dengan beaya lokal serta diingatkan jangan menghubungi nomor yang ada di ATM. Diakhir acara, Dirbinlem mengajak agar organik Akmil dapat memahami perubahan sistem pembayaran gaji sistem SPAN dalam rangka penyempurnaan keuangan dan anggaran negara yang lebih baik, akuntabel dan menghindari bentuk penyelewengan.

back to top