Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Seratus personil TNI Angkatan Laut ikuti tes urin

Seratus personil TNI Angkatan Laut ikuti tes urin

Jogja-KoPi| Seratus personel TNI angkatan Laut Yogyakarta yang mengikuti tes urin yang diadakan oleh Pangkalan Angkalatan Laut Yogyakarta bekerjasama dengan BNN pusat kota Yogyakarta, Senin (11/4).

Tes urin ini merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut Yogyakarta kepada negara dalam perang melawan narkoba. "Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap perang melawan narkoba. Negara kita telah terkena wabah narkoba," jelas Kolonel Laut Kartoli, Ketua satuan Palaksa Yogyakarta.

Selain mendukung perang terhadap narkoba, tes urin ini juga sebagai bukti bahwa anggota TNI Al bebas dari narkoba. "Pengecekan ini untuk menyakinkan bahwa personil kami bebas dari narkoba dan jauh dari narkoba", papar Kartoli.

Pemeriksaan tes urin yang pertama ini diikuti oleh 100 anggota TNI AL dari 230 seluruh anggota TNI AL secara acak dan mendadak. Menurut Kartoli, tes yang mendadak dan acak ini bertujuan agar tes benar-benar asli, dan tidak ada permainan di dalamnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNNP DIY, Aris Subagya mengatakan bahwa pemeriksaan kali ini dilakukan untuk mengurangi prevalensi di wilayah DIY yang telah masuk peringkat ke-8 nasional dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Namun sayangnya, hasil tes urin ini baru dapat diketahui seminggu setelah tes. " Kami belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan kali ini karena permintaan Lanal", tambahnya.

 

back to top