Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Sekolah Kota Yogyakarta bersikukuh ikuti kebijakan Mendikbud pertahankan FDS.

Sekolah Kota Yogyakarta bersikukuh ikuti kebijakan Mendikbud pertahankan FDS.
Jogja-KoPi|Berdasarkan keterangan Pemkot Yogyakarta, Seluruh sekolah SD dan SMP di Kota Yogyakarta sudah melaksanakan lima hari sekolah atau Full Day School (FDS)sejak tahun ajaran baru 2017-2018 dimula sejak 2 Bulan yang lalu.
 
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Walikota Yogyakarta ,Haryadi Suyuti. Ia pun menuturkan pihaknya tidak menekan sekolah untuk mengikuti kebijakan FDS dari Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud)
 
"Kami membebaskan ke sekolah apakah mau lima hari  atau enam hari silahkan. Kalau bagus (efek pelaksanaan lima hari sekolah) ya dilanjutkan saja," ujar Haryadi di Yogyakarta,Jumat (8/9).
 
Selama ini ,ia menimpali bahwa pelaksanaan lima hari sekolah di SMP dan SD Kota Yogyakarta sudah berjalan dengan baik dan belum ada aduan buruknya  kebijakan FDS di wilayah Kota Yogyakarta.
 
Terlepas dari itu ,Presiden Jokowi sendiri sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) tanpa perlu mengaitkan kewajiban lima hari sekolah. Perpres ini sudah diterbitkan beberapa waktu lalu. 
 
Merespon hal ini, Haryadi Suyuti pun memberi kebebasan sekolah untuk memilih apakah tetap melanjutkan lima hari sekolah atau kembali ke enam hari sekolah.
 
Terkait pada,Perpres ini,Presiden Jokowi menandatangani Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Perpres tersebut langsung mengubah kewajiban lima hari sekolah secara sistematis.
 
Kebijakan lima hari sekolah pun dituntut untuk mempertimbangkan beberapa aspek. Antara lain kecukupan pendidik, ketersediaan sarana prasarana, kearifan lokal, pendapat tokoh masyarakat dan atau tokoh agama di luar komite sekolah atau madrasah.
 
Perpres juga berbunyi ketentuan hari sekolah diserahkan pada masing-masing satuan pendidikan bersama-sama dengan komite sekolah atau madrasah. Hal ini termaktub dalam perpres. |Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top