Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Rumah sakit UGM akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019

Rumah sakit UGM  akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019

Sleman-KoPi|Rumah Sakit UGM akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019, setelah di tahun 2016 melayani pasien BPJS sebanyak 67% dan pasien umum 33%.

Menurut Direktur RS UGM, Prof. dr Arif Faisal, RS UGM sebagai rumah sakit pemerintah diperkirakan menerima pasien BPJS sampai 100% di tahun 2019.

Pasalnya, pasien pengguna BPJS di RS UGM selalu meningkat tiap waktu.  Arif mengatakan di tahun 2016, RS UGM melayani pasien BPJS sampai 67% dan pasien umum 33%.

Dia menambahkan RS UGM sangat mengikuti program BPJS yang diarahkan oleh pemerintah, sehingga terus mengembangkan layanan dan fasilitas rumah sakit kepada masyarakat.

"Kita sebagai rumah sakit pemerintah harus menerima pasien BPJS, disamping itu kita juga perlu mengembangkan fasilitas untuk pelayanan pasien BPJS”,  tambahnya saat diwawancarai  di RS UGM, Jumat (28/4).

Pengembangan layanan dari RS UGM ini seperti pengadaan alat kesehatan berupa mesin rontgen gigi. Pihaknya sendiri menekankan RS UGM tidak akan membeda-bedakan pelayanan pasien BPJS dan umum, khususnya dalam pelayanan penggunaan mesin rotgen.

Dia menjelaskan dengan hadirnya mesin ini maka pasien BPJS tidak perlu lagi melakukan rontgen di luar RS UGM.

"Sebelumnya kita mengalami kendala  jika ada pasien BPJS yang membutuhkan rontgen harus keluar dari RS UGM”, jelasnya.

Arif berharap dengan adanya penambahan alat, pihaknya dapat terus memberikan pelayanan maksimal kepada semua pasien khusus nya pasien BPJS. |Syafiq Syidik Ardli

back to top