Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Realisasi kegiatan Yogyakarta lebih baik dari tahun sebelumnya

Realisasi kegiatan Yogyakarta lebih baik dari tahun sebelumnya

Jogja-KoPi| Parminingjati, Kabid Perbendaharaan DPDPK Yogyakarta menyampaikan Anggaran Perbelanjaan Daerah (APBD) Yogyakarta di tahun ini sekitar Rp. 1,890 Trilyun , dengan total target anggaran yang sudah dicapai hingga akhir tahun ini sekisar Rp.1.594 Trilyun. Demikian Parminingjati dalam jumpa pers di RM Minang Ria Yogyakarta (30/12).

Laporan anggaran pembelanjaan saat ini sudah mencapai sekisar 84% dan Proyeksi silfa dalam setahun ini jelas-jelas terdapat beberapa sisa, namun semua itu belum dapat diketahui karena pelaporan keuangan dari beberapa kegiatan di akhir ini masih ada yang belum tercatat, tambah Ning.

Warseso selaku Kabid Pembangunan Yogyakarta menambahkan bahwa Progress tahun ini lebih baik daripada tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari pelaporan kegiatan per Triwulan. Dapat diketahui bahwa sebagai progress perkembangan yang menggunakan APBD hingga bulan November tahun 2015 ini mencapai sekitar 95 %, semua itu diluar kegiatan yang sifatnya pemeliharaan seperti kegiatan renofasi dll.

"Realisasi kegiatan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya dalam penggunaan anggaran, salah satunya kegiatan yang dilaksanakan tahun ini lebih dari seratus kali, selain itu di akhir tahun juga ada system yang memproses perbelanjaan dari beberapa anggara yang keluar untuk setiap daerah, " jelas Warseso.

Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada masalah prinsip yang menjadi hambatan dalam penyerapan anggaran, persoalannya banyak kegiatan yang jatuh di triwulan baik bulan ketiga dan keempat, sehingga pencapaian fisik maupun keuangan dapat dilihat pada setiap triwulan, hal itu meringankan agar semua dapat berjalan efektif, tambahnya.

Namun kenyataannya di tahun ini masih juga terjadi proses lelang yang berpengaruh terhadap penyerapan dana anggaran. akan tetapi paling tidak bias jadi pembelajaran agar nanti di tahun selanjutnya hal ini tidak terjadi lagi. Dengan diadakannya pelaporan anggaran setiap triwulan, memungkinkan pihak DPPKA akan lebih terbantu. |Cucuk Armanto|

back to top