Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Realisasi kegiatan Yogyakarta lebih baik dari tahun sebelumnya

Realisasi kegiatan Yogyakarta lebih baik dari tahun sebelumnya

Jogja-KoPi| Parminingjati, Kabid Perbendaharaan DPDPK Yogyakarta menyampaikan Anggaran Perbelanjaan Daerah (APBD) Yogyakarta di tahun ini sekitar Rp. 1,890 Trilyun , dengan total target anggaran yang sudah dicapai hingga akhir tahun ini sekisar Rp.1.594 Trilyun. Demikian Parminingjati dalam jumpa pers di RM Minang Ria Yogyakarta (30/12).

Laporan anggaran pembelanjaan saat ini sudah mencapai sekisar 84% dan Proyeksi silfa dalam setahun ini jelas-jelas terdapat beberapa sisa, namun semua itu belum dapat diketahui karena pelaporan keuangan dari beberapa kegiatan di akhir ini masih ada yang belum tercatat, tambah Ning.

Warseso selaku Kabid Pembangunan Yogyakarta menambahkan bahwa Progress tahun ini lebih baik daripada tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari pelaporan kegiatan per Triwulan. Dapat diketahui bahwa sebagai progress perkembangan yang menggunakan APBD hingga bulan November tahun 2015 ini mencapai sekitar 95 %, semua itu diluar kegiatan yang sifatnya pemeliharaan seperti kegiatan renofasi dll.

"Realisasi kegiatan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya dalam penggunaan anggaran, salah satunya kegiatan yang dilaksanakan tahun ini lebih dari seratus kali, selain itu di akhir tahun juga ada system yang memproses perbelanjaan dari beberapa anggara yang keluar untuk setiap daerah, " jelas Warseso.

Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada masalah prinsip yang menjadi hambatan dalam penyerapan anggaran, persoalannya banyak kegiatan yang jatuh di triwulan baik bulan ketiga dan keempat, sehingga pencapaian fisik maupun keuangan dapat dilihat pada setiap triwulan, hal itu meringankan agar semua dapat berjalan efektif, tambahnya.

Namun kenyataannya di tahun ini masih juga terjadi proses lelang yang berpengaruh terhadap penyerapan dana anggaran. akan tetapi paling tidak bias jadi pembelajaran agar nanti di tahun selanjutnya hal ini tidak terjadi lagi. Dengan diadakannya pelaporan anggaran setiap triwulan, memungkinkan pihak DPPKA akan lebih terbantu. |Cucuk Armanto|

back to top