Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Proses rekapitulasi Pilwali Yogyakarta diwarnai ketegangan dan korban luka

Proses rekapitulasi Pilwali Yogyakarta diwarnai ketegangan dan korban luka

Jogja-KoPi|Ratusan simpatisan dari pasangan calon No 1 Imam Priyono dan Ahmad Fahdli mengawal proses sidang rekapitulasi di Kantor KPU DIY,Rabu (22/2). Para simpaisan tersebut memenuhi ruas Jalan Magelang dan mengakibatkan Jalan Magelang dari arah Selatan ke Utara ditutup oleh kepolisian.

Aksi ini juga sempat menimbulkan kericuhan yang mengakibatkan korban luka. Namun polisi yang telah siaga dengan 100 personil dapat menangani dengan sigap dan mencegah meluasnya kericuhan.

Sementara proses sidang rekapitulasi yang berlangsung di Kantor KPU Kota Yogyakarta sempat terjadi ketegangan. Ketegangan dipicu oleh Fokky Ardianto dari tim saksi Paslon No 1 mempertanyakan data C6 yangtidak dimiliki KPU.

"KPU tidak memiliki data C6, saya rasa KPU tidak memiliki data yang tidak sesuai, sehingga tidak masuk ke DPPT," kata Fooky  saat mengikuti rapat pleno.

Sementara itu, Ketua Bawaslu, Nasrullah, mengatakan penyelenggara Pilwali Yogyakarta sudah memiliki integritas. Nasrullah beralibi  sangat jarang menemukan penyelenggara di Yogyakarta dan Jawa tengah terkena vonis oleh DKPP.

"Sangat  jarang menemukan penyelenggara KPU itu divonis oleh DKPP. Kalaupun ada temuan kalau KPU tidak berintegritas maka akan kita laporkan ke DKPP, bahkan dapat terkena proses pidana," tegas Nasrullah.

Proses rekapitulasi ini diperkirakan berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Februari 2017. Untuk hari ini perhitungan masih ditingkat kecamatan.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top