Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Proses pembentukan Pergub Pengaturan Taksi DIY sudah 99 persen

Proses pembentukan Pergub Pengaturan Taksi DIY sudah 99 persen

Jogja-KoPi│Proses pembentukan Peraturan Gubernur tentang Pengaturn Taksi DIY sudah mencapai 99 persen, tinggal menunggu tanda tangan gubernur.

Asisten II Sekda DIY, Gatot Saptadi mengatakan proses pembentukan Pergub Pengaturan Taksi DIY baik taksi reguler maupun taksi sewa khusus (online) telah mencapai 99 persen, dan sempat terhenti karena keluarnya Peraturan Menteri Nomor 26 Tahun 2017.

“Kita harus menyesuaikan dengan Permen dulu. Jangan sampai berbeda dengan yang di atas. Itu pun tidak semata-mata bisa dilakukan pemerintah daerah saja, harus mendapatkan persetujuan dari Menteri”, tambahnya saat diwawancarai di Kantor Kepatihan, Rabu (3/5).

Sementara, Pergub tersebut akan memuat 11 poin pengaturan taksi di DIY, diantaranya masalah nomer plat taksi sewa khusus, tarif dasar dan tarif atas taksi, wilayah pengeoperasian taksi, serta kuota jumlah taksi di DIY.

“Pergub akan memuat pengaturan nomer plat taksi sewa khusus yang akan diberikan identitas khusus sehingga mudah diketahui jika itu taksi. Selain itu, ada pengaturan KIR, pembatasan CC, tidak diperbolehkannya STNK perseorangan, serta kuota taksi tambahan 10 persen dari jumlah taksi di DIY”, jelas Gatot.

Ia juga mengatakan Pergub akan segera jadi maksimal bulan Juni karena Peraturan Menteri memberikan waktu 3 bulan sebelum Pergub disahkan dan dikeluarkan.

“Peraturan Menteri yang dikeluarkan tanggal 1 April memberikan waktu selama tiga bulan untuk diskusi dan sosialisasi, untuk mempersiapkan hal yang perlu dipersiapkan”, jelasnya.

Sementara untuk waktu pasti pengeluran Pergub Gatot tidak berani menjanjikan. Ia hanya mengatakan untuk mengusahakan Pergub keluar akhir Mei.

“Kita akan terus berdiskusi menyelesaikan masalah ini. Saya tidak berani menyebut waktu. Mei akan diusahakan dikeluarkan, karena Pergub ini berhubungan dengan dinas lain. Untuk plat akan berhubungan dengan kepolisian”, jelasnya.

Untuk itu ia meminta kepada pengemudi taksi reguler untuk sabar menanti keluarnya Pergub.

“Sabar untuk menanti waktu karena Pergub terkait dengan berbagai dinas. Saya yakinkan kalau Pergub pasti akan terbit”, pungkasnya.

back to top