Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

PNS masuki usia pensiun diberi Penghargaan Bupati Merangin

PNS masuki usia pensiun diberi Penghargaan Bupati Merangin

Merangin -KoPi| Pemerintah Kabupaten Merangin Jambi (26/9) menggelar apel pasukan dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana alam di Bumi Tali Undang Tambang Teliti. Tampil sebagai pembina apel, Bupati Merangin H Al Haris.

Pada apel yang dihadiri unsur Forkopimda Merangin tersebut, bupati menegaskan saat ini curah hujan di Kabupaten Merangin sudah cukup tinggi. Untuk itu potensi terjadinya bencana alam, seperti banjir dan longsor juga rawan terjadi.

‘’Melihat kondisi cuaca dengan curah hujan cukup tinggi saat ini, gelar pasukan penanggulangan bencana alam penting dilakukan. Kalau tidak di-apel-kan, nanti tidak ada kesiapan pasukan dalam menanggulangi bencana alam yang datangnya tanpa diduga,’’ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, bupati minta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Merangin untuk menyediakan alat berat yang siap pakai, bila sewaktu-waktu dibutuhkan karena terjadinya longsor di suatu wilayah.

Dijelaskan bupati, di Kabupaten Merangin ada beberapa wilayah yang sangat rawan terjadinya banjir dan longsor. Diantaranya di wilayah Tabir Barat, Tabir Ulu, Lembah Masurai, Siau, Jangkat dan Jangakat Barat serta beberapa titik di Kecamatan Tabir Induk.

Bupati minta pasukan penanggulangan bencana alam Merangin, agar melaksanakan tugas dengan dilandasi keiklasan sebagai ibadah dalam melaksanakan tugas kemanusiaan. Lakukan koordinasi antar lini dan lakukan patroli wilayah.

Selain itu, amankan lokasi-lokasi bencana, pengungsian dan penampungan. Tidak hanya itu pesan bupati, lakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku tindak pidana memanfaatkan situasi bencana.

Lebih penting lagi, optimalkan sarana dan prasarana yang ada untuk membantu para korban bencana. ‘’Saya minta para Camat, Lurah, Kades harus berkoordinasi dengan baik, saat penanggulangan bencana maupun pasca bencana,’’pinta Bupati.

Usai apel kesiapan penanggulangan bencana tersebut, bupati didampingi Sekda Merangin H Sibawaihi dan Forkopimda, memeriksa kesiapan armada penanggulangan bencana alam.

Pada kesempatan itu, bupati juga memberikan penghargaan kepada para pegawai negeri sipil (PNS) yang memasuki masa pensiun. Kendati sudah pensiun, bupati masih mengharapkan sumbang sih para senior PNS tersebut. |Charles

back to top