Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

Bantul-KoPi| PLN Bantul terpaksa memadamkan listrik di sejumlah wilayah Bantul akibat hujan dan banjir menggenangi beberapa wilayah karena efek siklon Cempaka.

Salah satu wilayah yang mati berada di Dusun Terong, Dlingo Kabupaten Bantul DIY. Listrik pun sudah padam sejak Selasa (28/11) siang dan hingga Rabu malam ini belum menyala.

Lewat Manajer PT PLN (Persero) Area Jogja Eric Rossi Priyo Nugroho memaparkan listrik terpaksa dipadamkan demi alasan keselamatan. Banjir yang melanda diwilayah tersebut mendekati ketinggian yang cukup tinggi, sesuai SOP PLN yaitu 1 meter ketinggian air. PLN Khawatir nantinya aliran listrik akan membahayakan warga jika listrik terus dialirkan

"Listrik di lokasi tersebut dipadamkan karena banjir dan genangan air yang tinggi. Takutnya membahayakan masyarakat sekitar jika tetap dioperasikan," ujar Eric via Telepon, Rabu (29/11).

Setidaknya terdapat 155 trafo yang dipadamkan sementara waktu. Setidaknya sekitar 11.027 pelanggan atau rumah terdampak karena pemadaman massal ini

Selain Dlingo, listrik pun turut dipadamkan di wilayah Jalan Parangtritis, Manding,Pundong, Kretek, Depok dan Ngagrek.

"Ada 82 trafo yang kami padamkan di wilayah itu. Sekitar 6.954 pelanggan terdampak sementara," imbuh Eric.

Eric mengungkapkan listrik kembali dinyalakan kembali setelah banjir surut. Berdasarkan laporan BPBD Bantul, banjir menggenangi rumah warga di 32 titik dengan ketinggian 1- 2 meter. Daerah yang sempat terendam banjir ada di Kecamatan Pleret, Imogiri serta Bambang Lipuro, Kretek dan Sanden. Sekitar 3000 warga terpaksa mengungsi ke balai desa dan rumah kerabat mereka.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top