Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Peringati Hari Nyepi, Yogya akan adakan pawai ogoh-ogoh terbesar

Peringati Hari Nyepi, Yogya akan adakan pawai ogoh-ogoh terbesar

Jogja-KoPi| Kawasan Malioboro dan Monjali Sabtu besok (25/3) bakal diramaikan dengan pawai Ogoh-ogoh. Pawai Ogoh-ogoh ini merupakan bagian dari rangkaian acara untuk memeriahkan Hari Raya Nyepi 2017 Yogyakarta.

Nyoman Santiawan Koordinator pawai Ogoh-ogoh, menjelaskan akan ada 24 Ogoh-ogoh yang diarak pada kawasan Monjali dan Malioboro. Ogoh-ogoh ini dijadwalkan akan diarak pada jam 12.00 dari Parkir Barat Monjali ke Jembatan Baru dan jam 14.30 ogoh-ogoh akan diarak dari halaman gedung DPRD dan Dinas Pariwisata DIY ke 0 Km.

"Pawai Ogoh-ogoh di Malioboro ini start pukul 14.30 WIB dan berakhir pukul 17.30 WIB dan diarak dari Halaman Gedung DPRD dan Dinas Pariwisata ke 0 Km," jelasnya saat Jumpa pers di Gedung Persandian dan Informatika DIY, Kamis (23/3).

Menurut Nyoman seribu lima ratus orang berpartisipasi sebagai peserta pada gelaran tahun ini. Seribu lima ratus orang tersebut terjaring dari Akademi Maritim, berbagai Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Yogyakarta, Komunitas Seni Yogyakarta, Komunitas Lintas Agama,dan Kereta Jaganat Asram Smerti.

Selama acara Jalan Malioboro akan ditutup sepenuhnya. Sebelum penutupan,pihaknya menginformasikan akan ada pengurangan volume kendaraan yang melintasi rute pawai.

"Pertama kita di Monjali pukul 12.00 sampai 14.00 akan ditutup total dari Monjali ke Jalan Jetis, saat Malioboro volume kendaraan akan kita kurang,pada saat arakan jalan akan kita tuutp dari pukul 14.30 sampai 17.30, Jalan KH Dahlan akan diberlakukan sistem buka tutup," jelasnya.

Berkaitan dengan tema yang diusung ,Kepanitiaan Nyepi 2017 DIY mengusung tema Catur berata penyepian memperkuat toleransi kebhinekaan, berbangsa, bernegara serta keharmonian dalam kebhinekaan. Nyoman menjelaskan landasan dari pawai ini adalah pelestarian budaya, dukungan kepariwisataan serta keberagaman yang harmonis antar sesama.

Bentuk keharmonisan kebhinekaan, Nyoman menyimbolkan dengan pewarnaan Ogoh-ogoh yang berjumlah lima warna yaitu hitam, kuning, putih, merah dan pancawarna. Nyoman berharap nantinya dengan simbol ogoh-ogoh ini dapat memperkuat hubungan antarsesama dan menghilangkan unsur jahat pada setiap manusia.

Rangkaian acara perayaan nyepi akan mencapai puncaknya pada Senin 27 Maret ditandai dengan dibakarnya ogoh-ogoh yang menyimbolkan penghilangan segala unsur jahat manusia.

"Ogoh-ogoh dibuat dengan tujuan mentralisir unsur jahat setelah unsur jahat terkumpul jadi satu pada Ogoh-ogoh, maka dibakar untuk menghilangkan unsur jahat ini," pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top