Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Pengusaha Muda Aceh : Membangun brand dengan konsep modern

Pengusaha Muda Aceh : Membangun brand dengan konsep modern

Saat ini Perkembangan dunia usaha di Indonesia telah menunjukan pertumbuhan yang cukup baik, terlihat pada perkembangan UMKM di berbagai bidang industri sudah menunjukkan kompetisi yang cukup ketat. Mayoritas usaha dalam bidang Kuliner dan Fashion telah mejadi Trend disetiap Provinsi.

Tetapi berbeda dengan pemuda asal Aceh ini yang ingin meng-share perjalanan Usaha milik keluarganya. Pemuda kelahiran Aceh, 24 November 1990 bernama Muhammad Abrar.

Pemuda ini lebih memilih usaha di bidang otomotif. Awalnya pada awal tahun 2010, keluarganya mulai merintis usaha dalam bidang Otomotif. Dalam usaha ini banyak kendala yang dihadapi mulai dari modal, tempat dan kurangnya pemahaman kami tentang bisnis ini.

"Saudara kandung saya Zulfiya Mandola menjadi orang pertama yang menjalankan dan mengelola bisnis ini dari nol. Berkat doa, kesabaran, keuletan dan continue development nya lah sehingga bisnis ini tetap bertahan sampai sekarang," cerita Muhammad.

"Modal yang sedikit membuat kami berpikir keras agar bisnis ini tetap fight di tengah kondisi ekonomi yang sedang labil. Namun perjalanan 5 tahun sampai 2015 itu tidak membuat kami menyerah." Kenangnya.
Pada tahun 2014, Muhammad hijrah ke ibu kota untuk mencari pengalaman kerja disebuah perusahaan otomotif. Ia bekerja sambil melanjutkan pendidikan Pasca-Sarjana Management TRISAKTI dan lulus pada awal tahun 2016.

"Mulai saat itu saya memikirkan bagaimana untuk mengembangkan usaha keluarga kami. Pembekalan di dunia praktisi dan pendidikan membuat saya mendapatkan ide dan gagasan baru untuk kemajuan usaha ini." Katanya bersemangat.

Sejak saat itu ia bersama kakaknya mencoba membuka outlet baru dengan konsep yang lebih modern dan di tunjang dengan beberapa peralatan canggih lainnya. Citaci merupakan nama yang diberikan oleh Ibunda tercinta dan tetap ia lekatkan pada outlet baru yaitu Citaci Ban & Spareparts yang semula adalah Citaci Motor. Dengan mengupgrade konsep bengkel pada umumnya menjadi Konsep Bengkel Smart.

Munculnya ide ini, melihat kondisi perkembangan bengkel di Indonesia pada umumnya dan Banda Aceh pada khususnya yang masih tradisional.

Dengan membangun brand image yang bertujuan untuk mengenalkan kepada konsumen bahwa konsep bengkel Smart merupakan Bengkel Konsumen bukan bengkel pemiliknya.

Saya memilih Usaha di bidang Otomotif roda dua yang menggunakan Konsep Modern dengan harapan dapat menjawab Kebutuhan Konsumen di era Globalisasi ini. Untuk memenuhi Kebutuhan Konsumen, saya menerapkan standar mutu pelayanan kepada Konsumen dalam membangun Kepuasan Konsumen.
Harapannya Kebutuhan dan Keinginan Konsumen dapat dipenuhi. Hal inilah yang menjadi Value Added dari pada Citaci Ban & Spareparts.

Pendekatan dan kenyamanan konsumen juga menjadi bagian service, Karyawan dibekali dengan standar pelayanan, product knowladge dan dress code untuk kenyamanan konsumen.

MUhammad Abror memilih lokasi di Jalan Teuku Umar No. 303B Seutui, Banda Aceh, dimana di daerah tersebut merupakan pusat otomotif roda dua untuk wilayah Banda Aceh .

"Para konsumen dapat dengan mudah untuk mengakses ke tempat kami," pungkas Muhammad.| Yesia Sinaga

back to top