Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Panwaslu Kota Yogyakarta tetap tindaklanjuti temuan pelanggaran kampanye Kapolsek Mantrijeron

Panwaslu Kota Yogyakarta tetap tindaklanjuti temuan pelanggaran kampanye Kapolsek Mantrijeron

Jogja-KoPi| Dugaan pelanggaran pemilihan terkait ketidaknetralan anggota kepolisian langsung direspon secara cepat oleh Kapolresta Yogya Tommy.

Menurut pihak Panwaslu Yogya Kapolres langsung mencopot Kompol Totok Sowantoro, SH dari posisinya sebagai Kapolsek Mantrijeron. Tindakan tegas tersebut sangat diapresiasi oleh Panwas Kota Yogyakarta.

Kasus ketidaknetralan anggota Polri terungkap ketika Minggu, tanggal 6 November 2016, Panwascam Mantrijeron melakukan pengawasan kampanye yang diselenggarakan paslon nomor 2 di area selokan Tanjung Kiri, Gang Banjarsari RT 79 RW 17, Dukuh, Kelurahan GedongKiwo, Kecamatan Mantrijeron.

Kompol Totok Suwantoro yang menyumbang lagu berjudul BALEN syair yang diubah (…..dukung pak Haryadi ora ono liyo……). Nyanyian tersebut diduga mengandung dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh anggota polisi.

Dalam Kode Etik Profesi Polisi Pasal 12 e disebutkan bahwa “Setiap anggota Polri dilarang melibatkan diri dalam politik praktis”. Hal tersebut dikuatkan dalam Undang-Undang RI Tahun 2016 Pasal 71 ayat (1) berbunyi

“Pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/POLRI, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon”

Keputusan Kapolres Kota Yogyakarta merupakan shock therapy agar tidak terjadi lagi kasus serupa dikemudian hari. Meskipun Kompol Totok Suwantoro, SH dicopot sebagai Kapolsek Mantrijoron, Pihak Panwaskota Yogyakarta tetap akan menindaklanjuti temuan dengan nomor 002/TM/PANWASKOT-YKA/11/2016 ini sesuai Perundang-undangan yang berlaku.

Pihak Panwaskota juga memiliki bukti kuat atas kasus ini berupa foto dan rekaman video, selanjutnya pihak Panwaskota akan segera melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus ini.
Demikian Pilkeska Hiranurpika, SH., M.Si dari Panwaslu Kota Yogyakarta memberikan keterangan.

back to top