Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Panwas Kota Yogyakarta Under Attack!!

Panwas Kota Yogyakarta Under Attack!!
JOGJA- Dengan semakin memanasnya atmosfer politik Di Yogyakarta menjelang dilakukannya Tahapan pungut hitung pada Pilwali Kota Yogyakarta 2017, dengan ini Panwas Kota Yogyakarta menyatakan bahwa akun facebook milik Panwas Kota Yogyakarta sudah tidak ada. 
 
Kronologis hilangnya akun facebook Panwas Kota Yogyakarta adalah, beberapa hari lalu seusai posting penertiban alat peraga kampanye, tiba-tiba akun facebook dengan nama Panwas Kota Yogyakarta lenyap. Proses recovery memakan waktu 1x24 jam namun nama akun kami rubah menjadi Panwas Jogja. 
 
Beberapa hari kemudian kami posting soal penempelan Bahan kampanye berupa poster (ditempel di mural dan cagar budaya, penempelan bertumpuk dan membentuk blok yang cukup luas), lalu dilanjut dengan posting surat rekomendasi pelanggaran penempelan bahan kampanye yang sudah direspon KPU dan terakhir adalah posting mengenai penertiban penempelan Bahan Kampanye bersama Satpol PP Kota Yogakarta dan acara sosialisasi disabilitas.
 
Hal yang sama terjadi, selang satu jam setelah posting terakhir akun facebook dengan nama Panwas Jogja lenyap. Kami berusaha memperbaiki namun harus berganti nama lagi menjadi Panwaskota Yogyakarta. Hanya 30 menit sejak ganti nama, akun Facebook dengan nama Panwaskota Yogyakarta kembali lenyap. 
 
Karena itu Panwas Kota Yogyakarta memutuskan untuk tidak menggunakan facebook sementara waktu. Untuk keamanan, kami juga akan menonaktifkan website, Twitter dan Instagram. Jadi jika ada akun sosial media atas nama Panwas Kota Yogyakarta yang ternyata kemudian kontennya berisi hal-hal yang tidak netral, maka itu bukan berasal dari kami. Terimakasih
 
back to top