Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pakde Karwo Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Gus Dur

Pakde Karwo Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Gus Dur
Jombang-KoPi| Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mendampingi Panglima TNI Republik Indonesia, Jenderal TNI  Gatot Nurmantyo berziarah ke makam Presiden Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jalan Irian Jaya No. 10 Tebuireng, Diwek, Kab. Jombang, Senin (18/9).
 
Ziarah diawali dengan penghormatan, mengheningkan cipta dan meletakkan karangan bunga. Kemudian, penghormatan akhir dan ditutup dengan doa. 
 
Kepada media, Panglima TNI, Jenderal TNI  Gatot Nurmantyo mengatakan, tujuan ziarah untuk mengingatkan seluruh pihak, terutama jajaran TNI agar meneladani jiwa pejuang dari para kiai dan santri yang tidak takut mati ketika melawan penjajah dan sekutu pada 10 November 1945 lalu.
 
“Waktu itu, kiai dan santri bersatu dengan TNI bersama-sama melawan Inggris dan sekutunya. Inilah yang dikatakan bahwa bangsa ini tidak takut mati. Perlu saya ingatkan, bahwa yg membunuh pimpinan musuh, yakni Brigadir Jenderal AWS Mallaby bukanlah TNI, tapi santri membunuh” katanya.
 
Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Pengasuh Ponpes Tebu Ireng, KH. Kikin Abdul Hakim atau yang akrab disapa Gus Kikin, Gus Lukman, serta para pimpinan dan pasukan TNI. (humasjatim:adit)
 
Surabaya, 18 September 2017 
KEPALA BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
TTD
Drs. Benny Sampirwanto, M.Si.
NIP. 19650718 199003 1 005
 
back to top