Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Museum Taruna Abdul Jalil ramai dikunjungi

Magelang-KoPi| Sebanyak 120 anak TK/Paud Bhayangkara Magelang didampingi guru /pengasuh berkunjung ke Museum Taruna Abdul Djalil Akmil - Magelang (28/1).

Tampak wajah anak-anak yang penasaran saat pemandu menjelaskan sejarah terkait koleksi yang dipamerkan. Sebelumnya anak-anak diajak masuk ke-ruang Auditorium untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya selanjutnya melihat pemutaran film profil Akmil.

Rombongan kedua dari SMA Negeri I Rogo Jampi - Banyuwangi dengan 320 siswa dan 25 guru pendamping jam 8.30 WIB tiba di Ksatrian Akmil, diterima oleh Kepala Museum kemudian rombongan di bagi tiga kelompak, kelompok I (120 siswa) diajak keliling ksatrian Akmil dipandu oleh petugas museum, kelompok II (100 siswa) masuk ke  ruang museum Pra-AMN dan kelompok III (100siswa) diajak masuk keruang Auditorium, ketiga kelompok secara bergantian/bergiliran masuk keruang museum dan keliling ksatrian Akmil.

Jeda waktu nunggu giliran para siswa dan guru pendamping istirahat ditaman meriam yang berada disamping gedung museum. Nasionalisme menjadi bagian penting dari pembangunan sebuah negara. Sebab dengan kekuatan itulah anak-anak bangsa akan mampu berjuang untuk masa depan Indonesia. Untuk mengokohkan semangat nasionalisme dan memotivasi siswa dalam pembinaan diri perlu dibekali dengan pemahaman akan nilai-nilai sejarah Indonesia.

Berkunjung ke museum merupakan cara menumbuhkan rasa kecintaan anak bangsa terhadap sejarah. Kunjungan belajar kemuseum Taruna kali ini semoga bermanfaat, menambahkan wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air, bangga berbangsa dan bernegara indonesia.

back to top