Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Menteri Sosial membuka pameran Asosiasi Kelompok UPPKS

Menteri Sosial membuka pameran Asosiasi Kelompok UPPKS

Jogja-KoPi│ Menteri Sosial, Kofifah Indar Parawansa membuka pameran Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) yang diikuti oleh 70 stan UPPKS unggulan dari DIY dan luar DIY di Alun-alun Utara Yogyakarta, Sabtu (22/04).

Pameran Asosiasi Kelompok UPPKS merupakan salah satu rangkaian acara dari Jambore Nasional AKU. Menurut, Siswanto, SH.MM acara ini menjadi ajang komunikasi para kader yang selama ini telah melakukan kegiatannya serta untuk memberikan keterampilan kepada kader.

Sedangkan, Kofifah yang membuka pameran mengatakan bahwa pameran ini dapat memberikan referensi untuk menjadi wirausahawati.

“Pameran ini dapat memberikan referensi kita untuk menjadi wirausahawati. Peserta bisa melihat pola yang dibangun oleh pelaku-pelaku industri kreatif di Jogja”, jelasnya.

Tidak hanya itu, Kofifah juga mengatakan pameran ini dapat memberikan jejaring dan buyer untuk peserta pameran.

“Saya berharap dalam pameran ini peserta ketemu buyer, pembeli produk-produk ibu, kalau kita sudah ketemu jejaring insyaallah modal akan mengalir”, tambahnya.

Sementara itu, DIY sebagai tempat pelaksanaan Jambore Nasional AKU dan pameran diharapkan menjadi sentra industri kreatif di Indonesia yang dapat memberikan inovasi kepada daerah lainnya.

“DIY diharapkan menjadi sentra dari industri kreatif di Indonesia. Ibu-ibu yang homestay belajarlah bagaimana industri kreatif di Jogja ini, bawalah ilmu-ilmu kembali ke daerah masing-masing agar industri kreatif ini bisa berkembang di daerah masing-masing”, tambahnya.

back to top