Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Menteri Sosial membuka pameran Asosiasi Kelompok UPPKS

Menteri Sosial membuka pameran Asosiasi Kelompok UPPKS

Jogja-KoPi│ Menteri Sosial, Kofifah Indar Parawansa membuka pameran Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) yang diikuti oleh 70 stan UPPKS unggulan dari DIY dan luar DIY di Alun-alun Utara Yogyakarta, Sabtu (22/04).

Pameran Asosiasi Kelompok UPPKS merupakan salah satu rangkaian acara dari Jambore Nasional AKU. Menurut, Siswanto, SH.MM acara ini menjadi ajang komunikasi para kader yang selama ini telah melakukan kegiatannya serta untuk memberikan keterampilan kepada kader.

Sedangkan, Kofifah yang membuka pameran mengatakan bahwa pameran ini dapat memberikan referensi untuk menjadi wirausahawati.

“Pameran ini dapat memberikan referensi kita untuk menjadi wirausahawati. Peserta bisa melihat pola yang dibangun oleh pelaku-pelaku industri kreatif di Jogja”, jelasnya.

Tidak hanya itu, Kofifah juga mengatakan pameran ini dapat memberikan jejaring dan buyer untuk peserta pameran.

“Saya berharap dalam pameran ini peserta ketemu buyer, pembeli produk-produk ibu, kalau kita sudah ketemu jejaring insyaallah modal akan mengalir”, tambahnya.

Sementara itu, DIY sebagai tempat pelaksanaan Jambore Nasional AKU dan pameran diharapkan menjadi sentra industri kreatif di Indonesia yang dapat memberikan inovasi kepada daerah lainnya.

“DIY diharapkan menjadi sentra dari industri kreatif di Indonesia. Ibu-ibu yang homestay belajarlah bagaimana industri kreatif di Jogja ini, bawalah ilmu-ilmu kembali ke daerah masing-masing agar industri kreatif ini bisa berkembang di daerah masing-masing”, tambahnya.

back to top