Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

7IMG 5163

Jogja-KoPi| Unit Kegiatan Mahasiswa International Language Center Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (ILC-HMP) Universitas Gadjah Mada melaksanakan program pengabdian di desa wisata Gamplong, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/4) lalu. Para mahasiswa ini melaksanakan Program Literasi Bahasa Inggris di kalangan siswa SD Muhamadiyah Gamplong.

 

Ketua UKM ILC HMP UGM Muhammad Mirza Nuriady mengatakan pengembangan Desa Wisata perlu didukung penguasaan bahasa Inggris karena banyak wisatawan dari luar yang berkunjung ke desa tersebut.

“Langkah awal yang kita tempuh adalah menggerakkan literasi bahasa Inggris kepada anak-anak sekolah, minimal nantinya mereka bisa berkomumikasi dalam bahasa Inggris suatu saat kelak," kata Mirza dalam rilis yang dikirim ke wartawan, Rabu (11/4).

Setiap dua minggu sekali, kata Mirza, pihaknya akan menerjunkan pengajar untuk mengajar pada siswa sekolah. Selain untuk meningkatkan kemampuan bahasa dalam pengembangan wisata, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat baca bagi anak-anak.

“Kita siap dorong anak-anak belajar bahasa Inggris dengan mengajak mereka membaca bukua. Kita ingin mereka tidak kalah dalam kompetisi global kelak,” tambahnya.

Kepala Sekolah SD Muhamadiyah Gamplong Eni Purwaningsih mengapresiasi gerakan literasi bahasa Inggris yang digalakkan ILC UGM.

“Kalau memang ILC juga ingin membantu anak-anak didik kami, ini akan sungguh sangat bermanfaat. Kita bisa bermitra dalam mengglobalkan bahasa Inggris kepada anak-anak didik,” kata Purwaningsih.

Purwaningsih menyebutkan pihaknya juga sedang menggerakkan literasi dengan mengunjungi perpustakaan Rumah Pintar Mentari seminggu sekali, yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak, juga para pendidik.

ILC - HMP UGM, menurut Mirzanuriady, telah siap membantu masyarakat Desa Gomplang untuk belajar bahasa Inggris dengan menyediakan tenaga pengajar, baik yang berasal dari kalangan internal maupun yang berasal dari kalangan eksternal ILC. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

 

back to top