Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas minta Pemerintah penuhi hak mobilitas difabel

Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas minta Pemerintah penuhi hak mobilitas difabel

Jogja-KoPi| Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas DIY meminta Pemerintah memenuhi hak mobilitas difabel dengan meberikan kemudahan aturan dan layanan bagi pengendara difabel.

 

Kemudahan aturan dan layanan bagi pengendara difabel merupakan salah satu hak yang harus dipenuhi untuk menunjang mobilitas difabel. Namun, hingga saat ini mobilitas penyandang disabilitas atau difabel masih dibatasi ruang geraknya dengan aturan dan layanan yang tidak aksesibel.

Wahyu Triwibowo, anggota Edukasi difabel dalam Forum Group Dicussion (FGD) yang diadakan oleh Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas bersama Dirlantas Polda DIY dan Dinas perhubungan bertempat di Ruang Yudistira Balaikota Yogyakarta, Senin(10/4), mengatakan bahwa seharusnya difabel mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh kebebasan mobilitas atau ruang gerak di muka umum dan di jalan raya tanpa dibatasi aturan dan layanan yang tidak aksesibel.

“Kami seharusnya mendapatkan hak yang sama dalam mobilitas, tapi kami disulitkan dengan aturan dan layanan yang tidak aksesibel, seperti sulitnya mendapatkan SIM khusus Difabel. Ujian teori dan pengunguman semuanya menggunakan suara, dan itu menyulitkan difabel”, jelasnya.

Wahyu berharap agar pembuatan SIM dipermudah. Selain itu ia juga berharap agar pengendara difabel diberi stiker khusus yang menunujukkan mereka penyandang disabilitas. Tidak hanya itu, dia juga berharap agar kenderaan khusus yang dimodifikasi bagi difabel agar segera terealisasi dan dapat lolos uji kelayakan di Dinas Perhubungan.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Tb.M Faisal R, Dirlantas Polda DIY, akan meneruskan permasalah SIM tersebut kepada atasannya.

“Permasalahan pada ujian teori ini akan kita sampaikan ke atasan, harapannya dari Forum diskusi ini bisa diterima masukkannya,”kata Faisal.

Sementara itu Rizky Budi Utomo, Kepala BidangTransportasi Darat dan Perkotaan, Dinas Perhubugan DIY, menyampaikan sampai saat ini belum ada masukkan rencana kenderaan khusus difabel yang ditunjukkan ke Dinas Perhubungan. Ia juga meminta agar segala masukan ini dapat dibicarakan lebih lanjut sehingga dapat dibawa Ke Kementrian Perhubungan pusat.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top