Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kegiatan Penggunaan Danais 2017 Belum Mencapai Target Pembangunan Triwulan I

Kegiatan Penggunaan Danais 2017 Belum Mencapai Target Pembangunan Triwulan I

Jogja-KoPi| Kepala Badan Perencanaan Pembangunan DIY (Bappeda) ,Tavip Agus Rayanto pada Rakorda Pengendalian Pembangunan Triwulan I mengatakan kegiatan keistimewaan yang menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) belum mencapai target capaian Triwulan I.

 

Tavip menjelaskan Bappeda menargetkan pembangunan fisik 15,15% dan baru terealisasi 12,56% pembangunan fisik kegiatan keistimewaan pada triwulan I. Sementara kinerja keuangan menargetkan 12,93% dan terealisasi 7,44%.

"Pada kinerja keuangan, realisasi kinerja keuangan lebih rendah dibandingkan dengan fisiknya,"jelas Tavip di Hotel Inna Garuda,Rabu (19/4)

Dari permasalahan ini pihak nya dan Pemda akan mengevaluasi kembali target yang ditetapkan. Seperti standarisasi yang terlalu besar atau efisiensi dana yang mempengaruhi rendahnya kinerja keuangan.

Lanjutnya ,Danais yang diturunkan dengan jumlah 800 milyar untuk 2017 akan digunakan pada beberapa kegiatan pelaksanaan urusan keistimewaan Yogyakarta.

"Kegiatan yang akan menggunakan danais 2017 di bidang Tata Cara, Kebudayaan ,Kelembagaan, Pertanahan dan Tata Ruang," kata Tavip.

Berkaitan dengan Danais ini, Sri Sultan Hamengkubowono mengarahkan agar melaksanakan kegiatan yang efektif pada triwulan selanjutnya.

Selain itu Sultan juga meminta setiap kegiatan yang menggunakan Danais agar mengacu pada tata waktu yang ada dan sesuai kebutuhan.

"Pelaksanaan kegiatan keistimewaan diharapkan dapat melaksanakan kegiatan berkualitas dan mengacu pada tata waktu yang ada," pungkas Sri Sultan|Syafiq Syaiful Ardli

back to top