Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Jumlah peserta SBMPTN 2018 melebihi perkiraan panitia.

Sleman-KoPi| Panitia lokal (Panlok )46 Yogyakarta melaksanakan ujian berbasis cetak dan komputer seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri tahun 2018 (SBMPTN 2018), hari ini Selasa (8/5). Jumlah peserta pun sedikit melebihi dari ekspektasi panlok 46 Yogyakarta.
 
Sebelum pelaksanaan ,Panlok 46 Yogyakarta sudah memperkirakan akan ada 43.500 peserta yang mendaftar di SBMPTN tahun 2018 . Namun pada hari pelaksanaannya, Panlok menerima hingga 43.824 peserta pada ujian tulis berbasis cetak (UTBC) dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). 
 
"Kita, Panlok 46 hari ini menerima peserta berjumlah 43.824 yang terdiri dari ujian berbasis komputer dan cetak. Ujian Saintek berbasis cetak berjumlah 17.797 peserta, ujian komputer 710 peserta, semuanya berjumlah 18.507 peserta. Soshum ujian cetaknya 20.787 peserta, ujian komputer 955, jumlah pesertanya 21.833 peserta. Sementara campuran 3304 peserta, ujian basis komputer 180 peserta, jumlahnya  3484 peserta,"ujar Rektor UNY, Prof.dr. Sutrisna Wibawa, M.pd, saat jumpa Pers di Gedung Rektorat UNY. 
 
Total peserta UTBC SBMPTN 2018 pun berjumlah 41.979 dan total peserta UTBK berjumlah 1.845. Sementara rincian jumlah peserta UTBC yang mengikuti ujian di lokasi lima perguruan tinggi negeri (PTN) yaitu di UNY berjumlah 17.378, di UPN YK berjumlah 3.500. Peserta di UNY dan ISI mengambil jurusan Sosial humaniora. Peserta yang mengambil jurusan Saintek di UGM berjumlah 16.757, di ISI YK berjumlah 1040
 Terakhir peserta jurusan Campuran ujian di UIN berjumlah 3.484 peserta. 
 
UTBK sendiri diadakan di lima lokasi PTN dengan rincian jumlah peserta, UGM 710, UNY 955, UIN SUKA 180, UPN YK 300, ISI 25 peserta. 
 
Meski jumlah peserta tampak membeludak dibanding kan tahun 2017 berjumlah 39.305, Panlok hanya menyediakan daya tampung peserta lolos SBMPTN yang terbilang sedikit. Total hanya 6.644 peserta yang diterima di SBMPTN dengan rincian kuota mahasiswa UNY 1.648, UGM 2.840, UIN 526, UPN 1.214 dan ISI 414. 
 
Wakil rektor bidang akademik dan pengembangan lembaga UIN SUKA, Prof. Dr. Sutrisno. M.Ag., pun menanggapi kuota sedikit ini karena pembukaan 5 jalur keseluruhan untuk UIN. Sebelumnya pihaknya sudah menggelar ujian SNMPTN serta ujian dibawah naungan kementrian agama. Selanjutnya pihaknya akan membuka ujian masuk reguler UIN dan ujian mandiri.
 
"Jumlahnya sedikit karena sebelumnya ada ujian di bawah kementrian Agama dan itu dibuka khusus untuk prodi agama,"ujarnya.
 
Sementara itu Inspektur Jenderal ( Irjen)kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi (kemenristekdikti) Prof.Dr. Jamal Wiwoho mengungkapkan jumlah peserta pendaftar SBMPTN 2018 nasional yaitu 861.000 peserta. Ia pun berharap angka ini dapat terus naik setiap tahunnya. 

 

back to top