Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jangan kaget, 1 Maret 2017 akan ada suara ledakan dan sirene

Jangan kaget, 1 Maret 2017 akan ada suara ledakan dan sirene

Jogja-KoPi| "Masyarakat jangan panik dan kaget dengan suara tembakan, ledakan dan sirene pada tanggal 1 Maret nanti,"himbau Purwanta dari Resimen Mahasiswa (Menwa) saat Jumpa pers terkait rangkaian peringatan Hari serangan umum 1 Maret 1949.

Pasalnya dalam rangkaian peringatan pada tanggal 1 Maret nanti akan ada suara tembakan dari senapan laras panjang dari anggota Menwa yang berjumlah 243.

"Senapan yang ditembakkan berisi peluru hampa, ledakan juga sudah aman serta tidak merusak," jelasnya di Gedung Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Senin (27/2).

Suara tembakan dan ledakan akan berpusat di pasar Beringharjo pada pukul 06.00 WIB. Selain akan ada suara sirene di tiga titik. Tiga titik tersebut berlokasi di Beringharjo, Gading dan Gamping pada pukul 08.00 WIB.

Nantinya sebelum senapan ditembakkan akan ada simulasi penyerangan dari 4 titik oleh anggota Menwa pada pukul 05.00WIB. Purwanta menjelaskan ke empat titik tersebut mewakili empat penjuru mata angin, semua anggota Menwa akan berkumpul di titik pusat di Plaza Peringatan Serangan umum 1 Maret 1949.

"Semua kegiatan dari diksar Menwa ini akan berakhir dalam waktu sekitar 25-30 menit," jelasnya.

Para Menwa adalah anggota Yuda ke 40 yang sudah diberikan pendidikan dasar (diksar). Pelatihan pendidikan dasar ini sudah berlangsung dari tanggal 16 Februari 2016 sampai 1 Maret sebagai puncaknya.
"243 anggota ini terjaring dari 22 universitas negeri dan swasta di Provinsi Yogyakarta," jelasnya .

Purwanta mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merekonstruksi ulang kejadian serangan Umum 1 Maret 1949. Masyarakat sendiri diharapkan dapat merasakan ada sesuatu yang berbeda yang terjadi di tanggal 1 Maret nanti dengan suara tembakan dan sirene tersebut.

Selain menghimbau masyarakat agar tetap tenang, Purwanta juga berharap nantinya agenda peringatan serangan Umum 1 Maret 1949 akan menjadi agenda nasional. Terkait pengamanan, anggota Yuda ke 40 juga didampingi pelatih yang berjumlah 25 serta dikawal oleh TNI-POLRI.

"Akan kita angkat peringatan ini sebagai acara Nasional, kami akan mengundang dari komisi II DPR RI, yang tergabung dengan komisi Nasional Menwa. Kedepannya kita angkat menjadi agenda nasional," harap Purwanto. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top