Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Harga salak pondoh turun, petani resah

Harga salak pondoh turun, petani resah
Sleman-KoPi| Paguyuban Petani Salak Wonokerto, Kecamatan Turi medatangi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mengadukan harga salak yang turun di Kompleks Pemkab Sleman,Selasa (11/7). Menurut mereka harga salak menjauhi harga aman yaitu Rp.3.500 perkilo yang terhitung di pasar-pasar saat ini.
 
"Harga salak saat ini kami cek ke pasar, itu harga nya anjlok sampai Rp. 2.500,- dan yang dalam keranjang harganya Rp.10.000,-"ujar Tomon HW ,ketua Paguyuban sekaligus kepala desa Wonokerto, 
 
Petani saat ini hanya mendapat keuntungan dikisaran Rp 1.500,-per kilonya setelah dijual di Pasar.
 
Kepala Dinas Perindagkop ,Tri Endahyitnani menyambut kedatangan massa didepan pintu kantor dinas Perindagkop. Ia pun menjanjikan pihaknya akan membantu petani salak secara konsisten dan berkelanjutan pada masalah ini
 
"Apapun kebijakan bupati saat ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Petani, kami akan bantu secara konsisten dan berkelanjutan,"katanya.
 
Sementara itu sekretaris Daerah (Setda)Pemkab Sleman, Sumadi mengatakan jatuhnya harga salak ini disebabkan faktor seperti daya saing salak pondoh Turi yang kalah dengan salak wilayah lainnya. 
 
Tidak hanya itu ia juga menemukan permasalahan kurangnya kreativitas dalam mengelola salak. 
 
Ia pun menuturkan petani dan pemkab harus mengintrospeksi diri untuk meningkatkan kualitas salak. Pihaknya juga akan berusaha untuk membudidayakan salak menjadi produk lain dan tidak selalu menjadi bahan makanan.
 
"Kami pemkab akan membantu petani untuk meningkatkan kualitas salak dan kedua kita juga berusaha agar membudidayakan salak menjadi produk lain agar bisa dipasarkan," pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli
back to top