Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

H Al Haris perjuangkan dana Merangin ke Kemenkeu RI

H Al Haris perjuangkan dana Merangin ke Kemenkeu RI

Merangin -KoPi| Bupati Merangin H Al Haris terus berupaya memperjuangkan transfer dana ke daerah, yang sekarang ini tersendat bisa tetap mengalir ke Kabupaten Merangin.

Berbagai upaya telah dilakukan orang nomor satu di Pemkab Merangin tersebut. Kemarin (20/9) bupati langsung mendatangi Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) di Jakarta.

Kunjungan bupati ke Kemenkeu RI tersebut, terkait nasib Kabupaten Merangin yang menjadi salah satu dari tiga kabupaten di Provinsi Jambi, terkena imbas penundaan transfer dana ke daerah.

‘’Saya sedang berupaya semaksimal mungkin, bagaimana penundaan transfer dana ke daerah itu tidak terjadi. Mudah-mudahan atas kerendahan hati Ibu Menteri transfer dana ke Merangin tetap mengalir,’’ujar Bupati.

Dikatakan bupati, penundaan transfer dana ke daerah yang terjadi saat ini sangat mengganggu jalannya pembangunan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti. Beberapa proyek yang sudah berjalan pun, terpaksa dihentikan.

Masyarakat Merangin saat ini jadi sangat resah, berbagai aktivitas pemerintahan juga jadi terkendala. Bahkan beberapa organisasi kemasyarakatan juga telah melakukan sejumlah aksi.

Salah satunya yang dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Merangin Bersatu. Lembaga ini pada Senin (19/9) menggelar aksi demontrasi turun ke jalan, guna membatalkan penundaan transfer dana ke daerah tersebut.

Pada aksi demo yang dilanjutkan ke halaman depan Kantor Bupati Merangin itu, LSM Merangin Bersatu minta kepada Menteri Keuangan RI untuk dapat mempertimbangkan ulang atas penundaan Dana Alokasi Umum (DAU).

Juru bicara LSM Merangin Bersatu Agus Purnomo melalui microponnya menegaskan, masyarakat Kabupaten Merangin sangat membutuhkan dana yang ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan itu.

‘’Jika pun ada kekeliruan Pemkab Merangin dalam mengelola keuangan daerah yang berakibat pada rendahnya serapan DAU, silahkan Kemenkeu RI memberikan sanksi,’’tegas Agus berapi-api.

Namun lanjutnya, jangan sampai mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 125/PMK.07/2016, tentang penundaan penyaluran sebagian dana alokasi umum.| Charles

back to top