Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Gus Ipul : Pendamping Desa Dituntut Kreatif dan Inovatif

ipul

Surabaya-KoPi| Pendamping desa dituntut untuk mampu bersikap, bertindak kreatif dan inovatif. Sebab, kemajuan pembangunan desa di awali oleh ide ide kreatif dan inovatif dari pendamping desa itu sendiri.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat menghadiri Lomba Vlog Desaku Hebat Indonesia Kuat di Royal Plaza Surabaya, Jumat (29/12).

Ia mengatakan, bahwa pendamping desa harus membantu pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat melalui ide kreatif seperti terlibat dalam proses pengembangan UMKM di Jatim.

Menurutnya, tugas pendamping desa di setiap daerah adalah memberi masukan secara positif dan konstruktif bagi pemerintah. Pendamping desa juga harus memahami tugasnya untuk terlibat dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang ada di desa.

"Jadi tugas dari pendamping desa adalah ikut terlibat dalam pemberdayaan masyarakat, ikut meningkatkan kualitas SDM di desa serta memberikan masukan supaya kebijakan pemerintah di desa atau daerah tepat sasaran," tegasnya.

Tugas lain dari pendamping desa, lanjut Gus Ipul sapaan akrab dari Wagub Jatim ini yakni memberikan kritik evaluasi kepada perangkat yang ada di desa maupun daerah.

Kegiatan seperti ini, merupakan salah satu perhatian dari pemerintah dalam bentuk apresiasi/penghargaan kepada pendamping desa agar lebih giat bekerja, berinovasi dan kreatif dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks di desa.

"Uang atau dana desa jumlahnya terus bertambah, tapi daya dukung di desa belum optimal dan tersedia. Oleh karenanya, pemerintah ingin pendamping desa bisa lebih kreatif dan inovatif sehingga desa yang ada di Jatim menjadi percontohan bagi desa lainnya di Indonesia," pungkasnya. (Humas Pemprov Jatim /nif).

back to top