Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Gerakan Indonesia Beradab mengurai Aksi Damai 212 dalam seminar di UGM

Gerakan Indonesia Beradab mengurai Aksi Damai 212 dalam seminar di UGM

Jogja-KoPi| Gerakan Indonesia Beradab (GIB) mengadakan seminar nasional bertema “Aksi Damai 212 Tinjauan Sosiologi, Psikologi, dan Urban Design” bertempat di Universitas Club UGM, Sabtu (14/1).

Seminar Nasional Aksi Damai 212 bertujuan agar masyarakat lebih memahami fenomena Aksi Damai 212 menggunakan pendekatan ilmiah serta memberikan tinjauan lain dalam aksi yang digelar tahun lalu di Jakarta.

“Tujuannya kita ingin mencerahkan masyarakat untuk memahami fenomena itu (aksi damai) dengan kacamata ilmiah, jadi tidak dari kacamata politik atau lainnya, supaya kita tidak hanya terjebak pada konfliknya saja,” jelas Dr. Bagus Riyono, MA Ketua Presidium GIB.

Seminar ini memaparkan secara jelas terkait Aksi Damai 212 dari sudut padang sosiologi, psikologi, dan urban design. Selain alasan-alasan serta faktor-faktor keberhasilan Aksi Damai 212 yang diikuti oleh 7 juta umat Islam di Indonesia.

Dengan adanya seminar nasional ini, Bagus Riyono berharap agar masyarakat bisa lebih kritis, cerdas, baik dalam bersikap, dan lebih paham mengenai masalah di sekitar mereka serta berperilaku beradab.

“Seminar Nasional Aksi Damai 212 ini merupakan salah satu upaya dalam menggerakkan masyarakat Indonesia agar lebih sadar sebagai bangsa yang mulia, dan melihat peradaban yang tinggi itu seperti apa, kita kan selama ini hanya mengetahui hidup ya begitu saja, ya naik turun naik turun, masyarakat diharapkan lebih kritis, lebih cerdas lagi dengan semua isu yang terkait dengan kualitas hidup,” pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|Frenda Yentin|

back to top