Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Fatma Saifullah Yusuf melawan katarak

Fatma Saifullah Yusuf melawan katarak

Surabaya-KoPi | Ada 285 juta penduduk dunia mengalami gangguan penglihatan, dan 39 juta menderita kebutaan. Demikian laporan WHO terkait masalah kesehatan mata. Sedangkan penyebab kebutaan sampai 51 persen adalah penyakit katarak. 

Fatma Saifullah Yusuf menjelaskan pada KoPi usai memberikan sambutan pada acara Screening Pemberantasan Buta Katarak Gratis dalam Rangka Hari Kartini di Surabaya. Acara itu juga merupakan kontribusi swasta dalam tanggung jawa sosial. Yaitu PT. Dian Istana dan Klinic Mata Java Cataract and Refractive Centre. 

"Jumlah penderita katarak di Indonesia mencapai 210 ribu jiwa pada tahun 2015. Data ini merupakan fakta yang harus dipecahkan bersama, sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat luas."

Kebutaan merupakan salah satu kendala paling besar bagi produktivitas manusia untuk mencapai hidup bahagia. Penderita mengalami degradasi kemampuan melakukan berbagai aktivitas sosial ekonomi yang bermanfaat. Menurut Fatma yang merupakan Ketua Umum BKOW Provinsi Jawa Timur ini, upaya menangani masalah katarak harus dengan menciptakan solidaritas sosial.

"Solidaritas sosial berarti ada ikatan kepedulian baik antara pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat. Bentuk solidaritas itu adalah bakti sosial yang memberikan layanan pemerikasaan dan pengobatan kepada masyarakat miskin."

Bagi perempuan berkacamata ini, bakti sosial bukan sekedar basa-basi atau formalitas. Akan tetapi ada peran penting dalam meningkatkan kesembuhan masyarakat penderita katarak. 

"Ketika penderita katarak sembuh, maka kehidupan sosial ekonominya makin baik dan bisa mencapai kebahagiaan. Maka kita harus melawan katarak sekuatnya." | YP |

 

back to top