Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Punya Liputan6.com Punya Liputan6.com

Jogja-KoPi|  – Selasa, 2 Oktober 2018, Menkominfo Rudiantara hadir di tengah-tengah warga Desa Genjahan, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, dalam rangka Diskusi Netizen Jogja yang terselenggara berkat kolaborasi Kemenkominfo, Diskominfo DIY, dan Siberkreasi.

Acara Diskusi Netizen Jogja merupakan wadah bincang-bincang santai para warganet seputar perkembangan TIK dan dampak yang dibawanya. GKR Mangkubumi, Bupati Gunung Kidul, serta Kepala Dinas Kominfo DIY, juga dijadwalkan hadir pada kegiatan ini.

Ada tiga topik utama yang akan dibicarakan, yakni: pentingnya menjaga jejak digital, kebutuhan tenaga ahli digital menyambut Revolusi Industri 4.0, dan ber-media sosial damai menjelang pemilu.

Dari diskusi yang akrab dan egaliter diharapkan masyarakat lebih tergerak berpartisipasi dalam menciptakan internet yang damai dan berbudaya.

Penetrasi internet di Indonesia banyak ditemui di usia muda dengan persentase sebesar 75,50% dari kelompok usia 13-18 tahun dan 74,23% dari kelompok usia 19-34 tahun.

Berdasarkan laporan BPS DI Yogyakarta tahun 2016, sebagian besar penduduknya berada pada kelompok umur muda. Banyaknya penduduk berusia produktif yang bermukim di Yogyakarta, menjadikannya sebagai melting pot yang senantiasa berkembang.

Wilayah yang dijuluki Kota Pelajar ini menyimpan banyak daya tarik tidak hanya bagi wisatawan, namun juga anak muda yang ingin belajar dan berkarya. Di era serba-digital, anak muda Yogyakarta mulai menjajaki peluang di balik perkembangan TIK yang pesat.

Secara perlahan tapi pasti, ekosistem startup yang kreatif dan inovatif terbangun dari berbagai bidang. Agenda Diskusi Netizen Jogja akan dimulai dengan paparan Menkominfo Rudiantara mengenai Netizen Damai dan Berbudaya. Setelah itu, acara disambung dengan sesi interaktif antara menteri dan hadirin yang dipandu oleh moderator Wijil Rachmadani dari TVRI. Pertemuan warganet kemudian ditutup dengan wefie bersama.

back to top