Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dinpan Sleman atasi kenaikan harga cabai dengan membuka pasar setiap Jum'at

Dinpan Sleman atasi kenaikan harga cabai dengan membuka pasar setiap Jum'at

Sleman-KoPi| Dinas Pertanian Sleman mengadakan operasi pasar cabe bertempat di Pasar Tani Lapangan Pemerintah Daerah Sleman, Jumat (13/1).

Operasi pasar cabai murah ini menyediakan cabai rawit dan cabai kriting dengan harga lebih murah dibanding harga pasar yang melambung tinggi. Cabai rawit yang biasanya harga Rp 90.000-Rp 95.000/kg menjadi Rp 75.000/kg. Sedangkan harga cabai kriting hanya Rp 35.000/kg.

Operasi pasar ini bertujuan untuk mendekatkan para petani cabai dengan konsumen, serta sebagai respon cepat atas harga cabai yang tinggi di pasar.

"Kami ingin mendekatkan petani dengan konsumen, harga di petani murah, tapi jadi mahal di pasar.Kami ingin memotong rantai dagang yang harus melalui tekngkulak. Stok cabe di petani banyak harga juga tidak tinggi, tapi di pasar jadi tinggi. Banyak permainan pasar di dalamnya," jelas Ir. Widi Sutikno, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Sleman.

Operasi pasar cabai murah ini menyediakan 200 kilo gram cabai yang berasal dari Kelompok Tani Purwobinangun, Pakem Sleman. Operasi pasar cabai akan dilakukan setiap Jum'at jika masyarakat tertarik pada operasi kali ini.

"Kami akan melakukan operasi pasar cabai murah setiap Jum'at apabila aspirasi masyarakat besar dalam operasi pasar ini. Jika kita tidak bisa melakukan setiap Jumat, maka kita akan masukkan di Aman mart milik Koperasi Pemda," jelasnya penuh antusias.

Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan dapat membantu para petani cabai Sleman untuk menjual langsung hasil taninya kepada konsumen.

"Diharapkan dengan adanya operasi pasar cabai ini petani dapat langsung menjual hasil taninya ke konsumen, tanpa melalui tengkulak. Sehingga mereka tidak dipermainkan pasar," ujarnya. |Syidiq Syaiful Ardli|Frenda Yentin|

back to top