Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Baznas Sleman prioritaskan bantuan untuk penderita kanker stadium IV dan cuci darah

Baznas Sleman prioritaskan bantuan untuk penderita kanker stadium IV dan cuci darah

Sleman-KoPi| “Untuk kanker stadium IV dan Cuci darah, kami prioritaskan!” Ujar Drs. H. Kriswanto, M.Sc, salah satu pimpinan BAZNAS saat sharing informasi BAZNAS di Setda Humas Kabupaten Sleman, Selasa (24/1).

Drs. H. Kriswanto, M.Sc menjelaskan bahwa dalam pendistribuan zakat, masyarakat fakir miskin dan anggota keluarganya yang menderita sakit serta dirawat dirumah sakit mendapatkan zakat. Namun, sebagai prioritas utama adalah penderita sakit kanker stadium IV dan cuci darah.

“Prioitas itu begitu ada proposal masuk untuk bantuan Kanker stadium IV dan Cuci Darah langsung kita tasyarufkan (salurkan) , kalo yang lain ada prosedurnya,” jelasnya.

Alasan Kanker stadium IV dan Cuci Darah menjadi prioritas karena penderita Kanker stadium IV dan Cuci Darah telah menghabiskan lebih banyak dana dibandingkan penderita kanker di stadium I, II,III. Sedangkan untuk Cuci darah, dikarenakan sekali pencucian darah menghabiskan biaya yang besar.

“Rata-rata masyarakat penderita kanker stadium I,II,III masih mampu membayar, belum susah, kalo sudah staidum IV itu habis-habisan uang. Kita sering tidak tahu untuk penerima ini sebelum dimuat di Koran, kita sampai saat ini masih belum aktif mencari penerima,” pungkasnya.

Besarnya bantuan dana untuk fakir miskin penderita kanker stadium IV dan dan cuci darah sebesar Rp 3 Juta. Sedangkan, untuk biaya perawatan dibawah 5 juta mendapat bantuan 1 juta, 5-10 juta mendapat bantuan 2 juta, dan diatas 10 juta mendapat bantuan sebesar 3 juta rupiah. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top