Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Baznas Sleman mendapat pimpinan baru dan saldo Rp. 1 milyar di tahun 2017

Baznas Sleman mendapat pimpinan baru dan saldo Rp. 1 milyar di tahun 2017

Sleman-KoPi| Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sleman mengadakan sharing informasi terkait kepanitiaan baru BAZNAS, program-programnya serta saldo Baznaz tahun 2016, bertempat di Press Room Setda Humas Kabupaten Sleman, Selasa (24/1).

Drs. H. Kriswanto, M.Sc, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Sleman, menjelaskan terdapat perubahan kepanitiaan BAZNAS 2017.

“Perubahan kepanitian BAZNAS sendiri sudah direncanakan dari tahun lalu, tepatnya pada Oktober 2016. Pada perubahan ini diresmikan 5 orang pimpinan BAZNAS yang berasal dari luar lembaga pemerintahan, di mana sebelumnya terdapat 32 pimpinan yang mayoritas berasal dari PNS," papar Drs. H. Kriswanto, M.Sc

Perubahan kepanitiaan ini melalui pertimbangan UU No 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, di mana jumlah pimpinan sebanyak 32 orang dirasa tidak efektif. Untuk itu pemilihan kepanitiaan yang baru dilakukan melalui proses seleksi.

Pimpinan yang lolos seleksi yaitu, Drs. H. Asmuni Muhammad Thohir, MA, Drs. H. Kriswanto, M.SC, H. Muhammad Iskandar, SE, H. Muhyi Darmaji, S.Ag, M.Pd.I, dan Drs. H. Djumroni, M.Pd.

"Berdasar UU No 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, kedepan untuk pimpinan BAZNAS akan berubah dalam pengertian jumlah dan unsurnya. Kedepannya pimpinan Baznas hanya 5 orang, dulunya terdapat 32 orang pimpinan yang menurut UU tidak efektif," jelas Drs. H. Kriswanto, M.Sc.

Selain itu, Drs. H. Kriswanto, M.Sc menjelaskan saldo BAZNAS mengalami peningkatan di tahun 2016 dengan adanya kegiatan Pekan Zakat Panutan. Saldo BAZNAS sendiri di tahun 2016 sebanyak Rp 1.889.690.278.

"Alhamdulillah dengan adanya Pekan Zakat Panutan,ternyata yang biasanya perbulan 90 juta meningkat menjadi 289 juta perbulan," ujarnya.

Target penerimaan Zakat, BAZNAS menggunakan referensi 8 golongan masyarakat yang ada dalam hadits. Kriswanto memaparkan untuk mendistribusikan dana zakat sendiri, BAZNAS memiliki 5 program yang disebut sebagai program unggulan BAZNAS.

Program tersebut adalah memberikan bantuan modal dan peralatan usaha bagi fakir miskin, membantu biaya sekolah SMK anak fakir miskin, membantu fakir miskin yang sakit. Dalam program membantu fakir miskin yang sakit, Baznas memprioritaskan pada masyarakat yang terkena kanker stadium IV dan cuci darah.

Sementara prioritas lain, lebih untuk pembangunan fisik seperti masjid dan mental kaum Rois serta bantuan untuk korban bencana.

"Karena waktu itu sekdanya dokter, beliau tahu persis yang namanya kanker stadium IV sangat perlu pengobatan. Kita tidak mendahului dan itu kehendak Allah. Begitu juga dengan cuci darah ", paparnya.

Drs. H. Kriswanto, M.Sc mengharapkan dengan adanya informasi ini, masyarakat miskin dapat menggunakan dana zakat BAZNAS sebaik mungkin dan menghimbau pada masyarakat untuk berzakat. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top