Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Basarnas berubah kepanjangannya

Basarnas berubah kepanjangannya
Jogja-KoPi|Direktur Operasi SAR,Brigadir jenderal marinir TNI Ivan Ahmad Rizka, menjelaskan kepanjangan Basarnas bukan lagi Badan Search and Rescue Nasional namun berubah menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. 
 
Ivan pun mengatakan perubahan ini mengikuti kebijakan pemerintah pusat agar setiap institusi tidak lagi menggunakan bahas asing.  Kepanjangan baru Basarnas ini juga sesuai mengikuti Keppres yang dikeluarkan pada tahun 2016.
 
"Pergantian nama ini sesuai kebijakan pemerintah , dari badan SAR Nasional namun menjadi badan nasional pertolongan dan pencarian untuk menghindari penggunaan bahasa inggris atau asing dalam penamaan institusi pemerintah, Keppresnya sudah ada dari tahun 2016 dan nama ini sudah berlaku hingga saat ini,"ujarnya saat dijumpai di Hotel Horison Ultima Riss,Senin (28/8).
 
Namun demikian perubahan kepanjangan ini juga dikhawatirkan akan membuat ambiguitas dalam penyingkatannya. Pasalnya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang jika disingkat menjadi BNPP,juga mempunyai kepanjangan lainnya yaitu pada nama institusi lainnya seperti Badan nasional perbatasan yang menggunakan singkatan BNPP.
 
Ivan menuturkan dalam penyingkatannya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan akan tetap menggunakan singkatan Basarnas.
 
"Sehingga dalam penyebutannya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam kurung BASARNAS(Basarnas),"lanjutnya.
 
Lebih lanjut,Ivan mengimbuhkan tidak adanya kemungkinan dampak psikologis ataupun degradasi pemaknaan dalam perubahan kepanjangan ini. Pasalnya ,terlepas dari perubahan kepanjangan Basarnas ,Pihaknya akan tetap menjalan kan tugas utama sesuai kepanjangan nama institusi yaitu menolong,mencari dan mengevakuasi korban tanpa dipungut biaya.|Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top