Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Bantuan Pangan Non Tunai Kulon Progo ditunda

Bantuan Pangan Non Tunai Kulon Progo ditunda

Jogja-KoPi| Bantuan Pangan Non Tunai untuk Kabupaten Kulon Progo akhirnya ditunda. Demikian kata Sukamto dari Dinas Sosial Provinsi Yogyakarta. Penundaan ini menurutnya karena difokuskan dulu penyebarannya di wilayah Kota Yogyakarta dan 43 kota lainnya. Sebelumnya Kulon Progo mendapatkan jadwal sekitar 23 Frebruari 2017.

"Untuk seluruh Indonesia penyaluran BPNT baru ditingkat kota, untuk kesehatan masih dipending, itu sudah diusulkan dalam APBNP," katanya saat diwawancarai pada peluncuran perdana BPNT di salah satu RPK di Tegalrejo,Kamis (23/2).

Sukamto menjelaskan penyaluran BPNT di Kulon Progo akan mengikuti APBNP di bulan Juni. Menurutnya Kulon Progo program bantuan Rastra (Rakyat Sejahtera) masih berlangsung, sementara di wilayah kota rastra tidak ada.Sehingga wilayah kota di prioritaskan untuk mendapatkan BPNT dan sejalan dengan program Kementerian Sosial untuk menyalurkan bantuan di 44 kota Indonesia.

"Nantinya proses penyaluran akan tetap sama, jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) juga sama seperti yang direncanakan,"jelas Sukamto.

Sementara itu, Pihak BNI, Daes Luriatmoko, menjelaskan pihaknya sudah siap dalam menyalurkan bantuan di Kulon Progo dan tinggal menunggu anggaran yang diturunkan ke BNI. Berdasarkan penjelasan Dirjen Kementerian sosial, mengenai penundaan ini bukan disebabkan ke pengurangan anggaran, namun lebih kepada proses penyaluran yang berbeda.

"Tidak ada pengurangan, hanya proses penyaluran yang berbeda, Rastra Kulon Progo jalan, namun untuk kota tidak.Kami pihak BNI secara implisit sudah siap, namun jika tidak ada anggaran bagaimana kita menyalurkannya?,"pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top