Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Anggota Basarnas dilarang melakukan pungli

Anggota Basarnas dilarang melakukan pungli

Jogja-KoPi|Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kuatkan integritas lembaga tanpa adanya Pungutan Liar (Pungli). Hal tersebut diungkapkan langsung Kepala Biro Hukum dan Kepegawaian Basarnas Agung Praaetyo setelah penyampaian Sosialisasi Penegakan Integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dimana anggota Basarnas juga termasuk kedalam ASN.

Ia pun menegaskan bahwa seorang anggota Basarnas tidak boleh menerima uang atau meminta uang secara paksa kepada Individu atau korban yang ditolong. Pasalnya sebagai ASN pada umumnya, Basarnas juga harus menjaga Integritasnya juga.

"Tidak ada Tarif dan biaya dalam semua kerja kami aliasn Gratis baik itu dalam rangka perlindungan,evakuasi, bantuan kecelakaan, serta bencana alam, itu merupakan tugas negara , sehingga tidak ada biaya. Ini juga sekaligus demi menjaga integritas basarnas,"Tegas Agus usai memberikan Sosialisasi di Hotel Horison Ultima Riss ,Selasa (29/8).

Meski demikian, Agung juga menuturkan tidak akan segan-segam dalam memberikan sanksi kepada anggota Basarnas yang tercekal kasus Pungli. Mereka yang tercekal akan diberikan sanksi yang bervariatif baik dari pemecatan,penurunan jabatan, ataupun penundaan kenaikan jabatan.

Dalam memeriksa anggotanya, pihaknya bersama Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Basarnas akan melalui beberapa mekanisme sebelum menjatuhkan hukuman atau menetapkan anggota nya bersalah melakukan pungli

"Karena kita melakukan penegakkan hukumnya dengan cara konsisten,seperti melalui mekanisme,kita tidak akan telan mentah-mentah saat menerima laporan, kita pelajari lalu kita turun kan satu tim lalu kita periksa untuk dilihat kesalahannya baru diputuskan,"ujar Agung

Sementara itu, Inspektur Basarnas Brigjend TNI,Budi Nugroho menjelaskan pembentukan UPP Basarnas ini merupakan kepanjangan tangan Satuan bersih (Saber ) Pungli yang ditetapkan Pemerintah lewat Peraturan Presiden no.87 tahun 2016 tentang saber Pungli.

Lebih lanjut ,Diketahui sejak tahun lalu UPP yang terbentuk diseluruh lembaga dan institusi pemerintah memiliki jumlah 563 Unit diseluruh Indonesia.

Budi yang juga menjabat sebagai Ketua UPP Basarnas mengingatkan kepada semua anggota basarnas pusat dan daerah untuk menjaga integritas dengan tidak melakukan pungli. Selain menghimbau,pihaknya juga akan terus meningkatkan pengawasan kelembagaan Basarnas.

"Kita mencegah pungli ini dengan cara pengawasan yang diperketat sehingga tak hanya kita memberikan sosialisasi kepada masyarakat, kita juga memberikan penekanan pada anggota basarnas agar tidak melakukan Pungli,"ucapnya.

Kepada anggota Basarnas disetiap daerah,tak henti-hentinya pihak Basarnas Pusat memberikan arahan kepada anggota untuk membeda-bedakan bermacam Korupsi dengan cara sosialisasi dan rapat bersama.

Kepada Masyarkat, Budi menghimbau agar tak segan-segan melaporkan temuan pungli kepada Kantor Basarnas jika ada anggota Basarnas yang memaksa biaya kepada korban.

Budi pun berharap kedepannya lembaga semacam Basarnas tetap terjaga integritasnya serta setiap anggotanya tak tercekal kasus operasi tangkap tangan seperti yang dialami oleh lembaga pemerintah lainnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top