Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Aktivis Makaryo mendesak Pemda DIY dan Kapolda DIY mengusut tuntas kasus pembubaran pameran Wiji Thukul

Aktivis Makaryo mendesak Pemda DIY dan Kapolda DIY mengusut tuntas kasus pembubaran pameran Wiji Thukul

Jogja-KoPi|Aktivis Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo) menggelar aksi diam satu jam untuk mendesak Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) dan Kepolisian Daerah (Kapolda) DIY untuk mengusut tuntas pembubaran Pameran Wiji Tukul di Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Universitas Islam Indonesia (UII) oleh Organisasi Pemuda Pancasila (PP) DIY, Senin lalu (8/5).

Makaryo meminta Kapolda dan Gubernur DIY berlaku netral pada kasus kekerasan di PUSHAM UII, karena ditemukan foto profil sosial media Ketua PP bernama Faried Jayen sedang melakukan salam komando dengan Gubernur DIY.

"Kami mendapatkan info dari Wa, salah satu foto profil Ketua Pemuda Pancasila yang melakukan pembubaran pameran memasang foto dengan Gubernur, melakukan salam komando”, jelas Tri Wahyu, Koordinator Umum Aksi, saat diwawancarai di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (16/5).

Selain itu, Makaryo juga meminta Kapolda DIY untuk mengusut tuntas bukti tindak kekerasan yang dilakukan oleh PP DIY. Pasalnya beredar kabar dan berita yang mengatakan tidak ada tindak kekerasan di pameran di PUSHAM UII.

Untuk itu Makaryo membawa DVD yang berisikan bukti tindak kekerasan yang dilakukan oleh PP DIY berdurasi 4 menit. Tri berharap melalui video ini, Gubernur DIY dan Kapolda DIY dapat menyanggah info dan berita yang mengatakan tidak terjadi apa-apa di PUSHAM UII.

"Kami meminta ke Pemda yang menerima video kekerasan dan diteruskan ke Pak Gub,dan Pak Gub bisa meneruskan ke Kapolda DIY, Ahmad Dofiri. Agar Kapolda dapat mengawal kasus pembubaran pameran dan dapat dibawa ke persidangan sampai tuntas”, harapnya.

Menanggapi hal tersebut Kasat Tantrib Satpol PP yang menemui peserta aksi mengatakan segala masukan dari Makaryo akan disampaikan ke Gubernur DIY termasuk DVD yang diterimanya.

"Satpol PP hanya membantu untuk menjembatani masukkan teman-teman aktivis yang selanjutnya akan kami sampaikan pada atasan kami yang berwenang pada permasalahan ini”, pungkasnya.|Syidik Syaiful Ardli

back to top