Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

674 Warga binaan Lapas DIY mendapat remisi Umum HUT RI 2017

674 Warga binaan Lapas DIY mendapat remisi Umum HUT RI 2017

Jogja-KoPi|Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan remisi umum 17 Agustus 2017 kepada ratusan warga binaan permasyarakatan (WBP) atau tahanan lapas penjara di DIY.

Terhitung pada tanggal 11 Agustus 2017 se-DIY,dari total 1.646 WBP sebanyak 674 WBP mendapat remisi Hut kemerdekaan tahun ini.

"Sampai kemarin dengan di SK kan ,terdapat 674 WBP yang diberikan remisi,"ujar Kepala kantor wilayah kemenkumham DIY, Gunarso setelah agenda penyerahan SK Remisi Umum Kemenkumham di bangsal Kompleks Kantor Gubernur DIY,Senin (14/8).

Gunarso mengatakan remisi umum ini diberikan paling banyak kepada WBP dengan pidana pencurian dan diikuti WBP tindak pidana khusus seperti Narkoba ,Tindak pidana korupsi (Tipikor) dan Pencucian Uang.

"Paling banyak kasus pencurian, nomor dua narkoba. Semua kasusnya terjadi di seluruh DIY,"tuturnya.

WBP tindak pidana khusus ini berjumlah 55 WBP dengan rincian jumlah WBP kasus Narkotika 44 WBP, Tipikor 10 WBP,dan Pencucian uang 1 WBP.

Pada Remisi Umum ini, WBP mendapat kan 2 jenis remisi yaitu Remisi umum langsung bebas dan Remisi umum belum bebas atau keringanan waktu hukuman antara 1 hingga 6 bulan.

Dan dari 674 WBP penerima Remisi umum,sebanyak 20 WBP mendapat remisi langsung bebas dan 654 WBP mendapat remisi belum bebas.

Gunarso pun mengimbuhkan bahwa WBP yang bebas ini agar mengikuti pesan yang diperoleh saat masih di Lapas. Ia berharap kepada WBP yang bebas untuk tidak melanggar hukum lagi.

"Kami harapkan mereka mampu menatap masa depan,serta jangan sampai mereka melanggar kembali setelah mendapatkan remisi bebas,"ucapnya.

Tak hanya Gunarso, Gubernur DIY dalam sambutannya juga menyampaikan pesan khusus kepada WBP penerima remisi tahun ini. Sultan berharap kepada WBP yang bebas untuk tidak tanggung dalam bersosialisasi ,mampu bekerja dengan halal,serta menjauhi dunia kriminal dan penggunaan Narkotika.

Sultan menekan bahwa sikap ini sangatlah penting ditanamkan kepada WBP . Pasalnya Sultan masih menemukan adanya WBP bebas namun kembali ke jalan kriminal.

"Sikap ini penting karena masih banyak warga binaan yang sudah keluar harusnya tobat namun melakukan kembali menjadi. Itu bukanlah tujuan dari pemberian remisi ini ,"pungkasnya. | Syidiq Syaiful Ardli

back to top